Advertisement
Ke Jokowi, Fahri Hamzah: Orang Sekitar Anda Tidak Jujur
Fadli Zon (kanan) dan Fahri Hamzah (kiri) memberi keterangan pers seusai menerima penghargaan Bintang Mahaputera Nararya dari Presiden Joko Widodo di Istana Negara, Kamis (13/8/2020) - Youtube Setpres
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA -- Mantan Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah menilai belakangan persoalan yang dihadapi Indonesia semakin rumit. Ia pun meminta Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyelesaikan masalah saat ini dengan segala kerendahan hati.
Hal itu dia sampaikan dalam tayangan terakhir Indonesia Lawyers Club (ILC) di tvOne. Seperti diberitakan sebelumnya, Selasa (15/12/2020), menjadi hari terakhir ILC tayang di stasiun televisi milik grup Bakrie tersebut.
Advertisement
Fahri melanjutkan bahwa Presiden harus mencari informasi yang benar untuk menemukan jalan keluar agar dapat kembali menyatukan Indonesia. Menurut politisi Partai Gelora ini, Jokowi tidak dapat mengandalkan orang sekitarnya.
“Orang sekitar Anda [Presiden Jokowi] sedang berlomba cari jabatan untuk climbing ke tempat yang lebih tinggi. orang-orang itu tidak peduli apakah presiden akan dipanggil ke Mahkamah HAM atau tidak. Orang sekitar anda tidak jujur,” kata Fahri dalam episode terakhir ILC, Selasa (15/12/2020).
Baca juga: Pemerintah Bisa Gratiskan Vaksin Covid-19, Ini Caranya..
Fahri pun meminta Jokowi membuka ruang publik. “Jangan orang bicara beda dengan aparat dan pemerintah, masuk penjara,” katanya.
Menurut Fahri, Indonesia adalah negara yang telah menunjukan diri dalam sejarah untuk meramu hal rumit menjadi satu realitas kesatuan, bahkan keindahan sekaligus. Namun, apabila hal itu tidak dapat kembali dilakukan, maka Indonesia akan tercatat sebagai negara yang gagal menggunakan ideologinya sendiri, yaitu Pancasila.
“Saya himbau semua pihak rekonsiliasi lah. Jangan tunjukan kesombongan,” kata Fahri.
Adapun saat ini terjadi konflik yang semakin memanas antara pemerintah dan kubu Front Pembela Islam (FPI). Kepulangan pentolan FPI, Habib Rizieq Shihab telah menambah eskalasi perseteruan.
Baca juga: Pengadaan Dinilai Janggal, KPK Telisik 272 Kontrak Vendor Bansos Kemensos
Teranyar, saat ini Rizieq telah ditahan oleh Polda Metro Jaya atas dugaan pelanggaran protokol kesehatan dan penghasutan. Penangkapan tersebut juga beriringan dengan konflik antara polisi dan FPI yang berujung pada tewasnya 6 anggota FPI.
Hingga saat ini, kronologis perisitiwa tersebut masih belum diketahui secara jelas. Lantaran, kepolisian dan FPI memberikan keterangan yang bertolak belakang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : bisnis.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Trump Ingin Konflik Iran Cepat Usai, Tekanan Justru Meningkat
- Pelecehan Berlangsung 8 Tahun, DPR Kejar Keadilan Korban Syekh AM
- Sebelum ke Beijing, Trump Kejar Gencatan Senjata dengan Iran
- Deadline LHKPN 31 Maret: 96.000 Pejabat Belum Lapor Harta Kekayaan
- Panic Buying di Jepang, Tisu Toilet Ludes Dipicu Konflik Timur Tengah
Advertisement
Advertisement
Bioskop Nyaman Rp5 Ribu di Museum Sonobudoyo Masih Sepi Peminat
Advertisement
Berita Populer
- Roblox hingga X Perketat Fitur Anak Mulai 28 Maret 2026
- Sindikat AI Rekrut Model Wajah, Penipuan Video Call Makin Canggih
- Imbas Kasus Aktivis KontraS, Kabais TNI Serahkan Jabatan
- Comeback Seringai! Dua Lagu Baru Siap Rilis Pekan Ini
- Mazda Siapkan Pikap Listrik 600 HP, Pakai Basis Deepal
- Pemkab Bantul Belum Terapkan WFH, Nilai Belum Efektif Hemat Energi
- Dean James Dicoret dari Timnas untuk FIFA Series 2026, Ini Alasannya
Advertisement
Advertisement








