Bandara Soetta Tampung Boeing 777-300 Er, Penerbangan ke London Tanpa Transit

Petugas melakukan bongkar muat barang di Terminal Kargo Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Senin (25/2/2019). - Bisnis/Felix Jody Kinarwan
10 Desember 2020 01:17 WIB Anitana Widya Puspa News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA – PT Angkasa Pura II meningkatkan kehandalan landasan pacu atau runway 2 di Bandara Soekarno – Hatta dan siap menampung pesawat berbadan lebar atau wide body tipe Boeing 777 – 300 Extended Range (ER) pada momen menjelang libur akhir tahun ini.

Direktur Utama PT Angkasa Pura II Muhammad Awaluddin menyampaikan kemampuan runway 2 telah meningkat dan kini dapat melayani penerbangan maksimal Boeing 777 – 300 Extended Range (ER) dengan kondisi penumpang penuh dan bahan bakar penuh (full load). Selain itu landasan pacu ini juga dapat melayani bobot terberat saat lepas landas (Maximum Take Off Weight/MTOW) adalah 351.535 kilogram.

Runway utara atau yang biasa disebut juga dengan runway 2 saat ini dipastikan lebih andal dalam melayani penerbangan khususnya di saat periode sibuk seperti Nataru.

"Selain itu, dengan rekomendasi yang dikeluarkan Kemenhub maka pesawat Boeing 777 – 300 ER dapat mengangkut penumpang dan bahan bakar penuh untuk terbang langsung ke Amsterdam atau London tanpa perlu lagi transit untuk mengisi bahan bakar," ujarnya melalui siaran pers, Rabu (9/12/2020).

Imbasnya selain mendukung kelancaran penerbangan saat periode Nataru,  kedepannya hal ini juga dapat mendukung maskapai nasional Garuda Indonesia untuk semakin kompetitif dalam melayani penerbangan jarak jauh [long haul] secara langsung semisal ke Amsterdam dan London.

Adapun selain runway 2, Kemenhub juga memberikan rekomendasi yang sama untuk taxiway sisi utara sebagai jalur penghubung antara runway 2 dengan apron.

Adapun Sekitar sepekan menjelang periode Nataru, runway utara (runway 2) telah mendapat rekomendasi nilai Pavement Classification Number (PCN) yang baru yakni 131 R/D/X/T dari Ditjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan melalui surat tertanggal 8 Desember 2020.

Hal ini setelah PT Angkasa Pura II (Persero) melakukan  penebalan runway (overlay) sebanyak 3 lapis dengan ketebalan total 19 cm menggunakan aspal spesifikasi khusus yakni Polimer Modified Bitumen Penetration Grade 76 (PMB PG 76) yang tuntas pada 2019 kemudian dilanjutkan dengan inspeksi dan penilaian sebelum akhirnya diterbitkan rekomendasi baru tersebut pada 2020.

Artinya, runway 2 berdimensi 3.600 x 60 meter yang memiliki lapisan lebih tebal ini dapat semakin optimal dalam menjaga kelancaran take off dan landing pesawat di periode sibuk seperti Natal dan Tahun Baru (Nataru) tahun ini.

Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia