Adik Prabowo Subianto Mengaku Siap Dipanggil KPK Soal Kasus Ekspor Lobster

Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo mengenakan baju tahanan seusai diperiksa di Gedung KPK, Jakarta, Rabu (25/11/2020). - ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso
04 Desember 2020 21:07 WIB Newswire News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA- Isu kasus korupsi ekspor benih losbter "menyerempet" keluarga Menteri Pertahanan Prabowo Subianto.

Adik Prabowo Subianto, Hashim Sujono Djojohadikusumo mengatakan pihaknya siap dipanggil Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk diperiksa terkait kasus dugaan korupsi izin ekspor benih lobster yang menjerat Edhy Prabwoo.

"Tentu siap dipanggil KPK," ujar dia dalam konferensi pers di Jakarta Utara, Jumat (4/12/2020).

Kemudian, lanjut dia, dirinya juga mempersilakan KPK memeriksa putrinya, Rahayu Saraswati Djojohadikusumo apabila diperlukan.

"Jadi apabila dipanggil kami akan penuhi. Dan kami tidak ada masalah," ungkap dia.

Akan tetapi, pengacara Hashim Sujono Djojohadikusumo, Hotman Paris, menambahkan Hashim dan Sara ini aman dan tak ada bukti apabila perusahaannya terindikasi ikut dalam kasus korupsi benih lobster.

"KPK itu hanya panggil kalau ada kaitan dan kalau ada bukti petunjuk perusahaan ini ikut main di bisnis ekspornya. Kita juga hormati KPK saja," tandas dia.

Sebelumnya, Cawalkot Tangerang Selatan sekaligus keponakan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto, Saraswati Djojohadikusumo mengatakan, perusahaannya PT Bima Sakti Mutiara belum pernah melakukan ekspor benih lobster. Menurutnya perusahaannya cuma baru dapat izin budi daya lobster.

"Kami sampai saat ini baru mendapatkan izin budi daya lobster saja dan baru memulai melakukan hal itu. Izin itu diterbitkan 15 Juni dan diajukan sejak bulan Mei. Jadi kami memang baru mulai," kata dia dalam konferensi pers di Jakarta Utara, Jumat (4/12/2020).

Artikel ini telah tayang di Okezone.com berjudul "Hashim Djojohadikusumo: Saya Siap Dipanggil KPK Soal Kasus Benih Lobster"

Sumber : Okezone.com