Advertisement
Masyarakat Sambut Baik Tidak Adanya Sanksi Tilang Selama Libur Panjang
Ilustrasi tilang kendaraan bermotor. - Antara/Fakhri Hermansyah
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA -Kakorlantas Polri Irjen Pol. Istiono menyampaikan bahwa tidak diberlakukannya sanksi tilang kepada masyarakat selama liburan panjang dan Operasi Zebra 2020, mendapat tanggapan positif dari masyarakat.
Irjen Pol. Istiono melalui siaran pers, Jakarta, mengatakan bahwa pihaknya komitmen dengan arahan Kapolri untuk tidak melakukan tilang karena situasinya masih menghadapi masa pandemi sehingga jangan sampai menambah permasalahan baru.
Advertisement
"Teguran dan imbauan itulah yang kami lakukan. Penegakan hukum sementara kami kesampingkan. Kelonggaran ini ditanggapi positif oleh masyarakat," kata Istiono.
Dari evaluasi kamseltibcarlantas (keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas) pada Operasi Zebra 2020 yang bersamaan dengan libura panjang, menurut dia, hasilnya berjalan baik.
Keberhasilan Korlantas Polri dalam mengantisipasi liburan panjang ini, kata Istiono, tidak terlepas dari dikerahkannya tim perwira pengamat wilayah (pamatwil) saat pengamanan liburan panjang dan Operasi Zebra 2020.
"Tim pamatwil sangat membantu jajaran polantas dalam mengedukasi dan mengedepankan upaya humanis kepada masyarakat dalam hal berkendara," tuturnya.
Istiono menyebut kerja sama antar instansi dengan lembaga dan departemen terkait dalam mengantisipasi pemudik dan masyarakat yang memanfaatkan hari libur panjang berekreasi mengunjungi tempat-tempat wisata, berjalan lancar.
Ia mengemukakan bahwa kondisi pandemi COVID-19 memaksa penerapan gaya operasi yang berbeda.
Konsep operasi yang mengedepankan upaya-upaya edukasi, penerangan, serta membangun kesadaran masyarakat, menurut dia, ternyata berhasil.
"Apalagi, Operasi Zebra ini dilaksanakan secara simpatik, persuasif dan humanis, menghindari melakukan tilang sesuai perintah Kapolri," kata Istiono.
Kakorlantas Istiono mengatakan selama pelaksanaan Operasi Zebra 2020 dalam kurun 14 hari, kegiatan yang dilakukan Polri cenderung berfokus pada edukasi, penyuluhan, dan pencegahan. Hal ini sebagai upaya menjaga terselenggaranya kamseltibcarlantas dan penerapan disiplin protokol kesehatan.
Anggota Personil
Dalam operasi ini, Korlantas Polri mengerahkan 160.916 orang tim gabungan yang terdiri atas 94.170 personel Polri, 24.448 anggota TNI, dan 42.298 personel dari unsur terkait lainnya. Selain itu, juga terdapat 645 pos keamanan dan pos terpadu.
Dari hasil pantauan langsung melalui jalan darat yang dilakukan Irjen Pol. Istiono bersama Direktur Regident Korlantas Polri Brigjen Pol. Yusuf, disimpulkan jajarannya telah menjalankan tugas sesuai dengan arahan.
Pantauan langsung yang dimulai dari Jakarta menuju Jawa Tengah dan Jawa Timur bertujuan memastikan kesiapan, kenyamanan, dan kelancaran arus lalu lintas serta memberi dukungan jajarannya yang bertugas di lapangan.
Ia menilai kondisi sarana dan prasarana yang ada cukup kondusif, terlebih protokol kesehatan diterapkan dengan baik.
"Kesadaran masyarakat juga cukup bagus, tidak perlu ditegur lagi. Selain itu, adanya kepatuhan para supir yang dengan kesadarannya melakukan bergantian dalam jarak tertentu, yang merupakan salah satu faktor keamanan dalam perjalanan," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Bentrok Pakistan-Afghanistan Memanas, PBB Serukan Jalur Diplomasi
- Pengamat Dorong THR Dibayar H-14, Ini Alasannya
- 869 Ribu PBI JKN Aktif Lagi, Mensos Ungkap Skema Reaktivasi
- YouTuber Korea Klaim Dirinya Yesus, Raup Donasi Rp587 Miliar
- Bansos PKH dan BPNT Kuartal I 2026 Cair 90 Persen, Total Rp20 Triliun
Advertisement
Truk Besar Kerap Parkir Liar, Simpang Eks PJKA Dipasangi Water Barrier
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Ramadhan 2026, ChatGPT Jadi Andalan Produktivitas dan Bisnis Warga RI
- Liga Champions: Courtois Prediksi Duel Real Madrid vs Manchester City
- OTT Bea Cukai Berlanjut, KPK Tetapkan Tersangka Baru Budiman Bayu
- Kasus Narkoba Bima, Bareskrim Polri Buru DPO Koko Erwin
- 869 Ribu PBI JKN Aktif Lagi, Mensos Ungkap Skema Reaktivasi
- Survei Jalur Mudik DIY, 90 Persen Jalan Mantap namun Masih Ada Lubang
- PSIM Jogja Waspadai Efek Pelatih Baru PSBS di Tengah Jadwal Padat
Advertisement
Advertisement








