Update Harga Emas Hari Ini: Stabil di Rp2,26 Juta per Gram
Harga emas perhiasan 30 Maret 2026 stabil. Simak daftar lengkap harga emas semua karat dari Lakuemas dan Rajaemas.
Komet
Harianjogja.com, JAKARTA - Ditemukan Juni lalu, Komet C / 2020 M3 (Atlas) posisinya akan berada paling dekat dengan Bumi pada malam ini, Sabtu, 14 November 2020.
Letaknya di lokasi yang mudah ditemukan, jika langit di lokasi Anda cukup gelap.
?Komet ini akan berada di konstelasi Orion. Jika ingin menyaksikannya, lihat ke arah timur pada larut malam, misalnya, antara pukul 10 malam. dan tengah malam. Tapi, karena komet ini tidak secerah NEOWISE musim panas lalu, maka melihatnya harus melalui teropong atau teleskop kecil.
Sistem teleskop ATLAS dua teleskop yang sedang dikembangkan oleh Universitas Hawaii sebagai sistem peringatan dini dampak asteroid atau komet adalah yang pertama menemukan Komet C / 2020 M3 (Atlas) pada 27 Juni 2020. Komet tersebut mencapai perihelionnya, atau mendekati matahari, pada 25 Oktober 2020.
Komet C/ 2020 M3 (Atlas) akan melintas pada jarak yang sangat aman 33.313.846 juta mil (53.613.439 km), atau antara orbit Mars dan Bumi.
Setelah pendekatan terdekatnya pada 14 November, komet ini tidak akan kembali ke sekitar Bumi hingga tahun 2159.
Saat Anda melihatnya, komet itu akan tampak tidak bergerak. Tetapi perhatikan bintang-bintang di sekitarnya, tunggu 15 menit, dan kemudian kembali ke posisi komet, dan Anda mungkin mendeteksi bahwa posisinya telah berubah.
Komet ini bergerak dengan kecepatan 32.019 mil per jam (51.529 km / jam). Gerakannya paling mudah dideteksi dari satu malam ke malam berikutnya.
Komet M3 Atlas akan muncul melintasi jarak langit yang mirip dengan diameter bulan purnama dalam waktu sekitar 6 jam.
Bentuknya kehijauan dan sangat kecil. Meskipun akan muncul sebagai bola kecil tak berekor dan menyebar, penampilannya sungguh menakjubkan.
Inti komet biasanya lebarnya sekitar satu mil (1 hingga 2 km), tetapi saat bergerak paling dekat dengan matahari yang mengikatnya di orbit panas matahari menyebabkan gas komet membengkak, menciptakan bola besar gas di sekitar komet.
Michael Mattiazzo dari Australia, seorang penemu dan pengamat komet berpengalaman, memperkirakan Komet C / 2020 M3 (Atlas) telah mengembangkan koma dengan diameter sekitar 211.000 mil (340.000 km). Itu hampir sama dengan jarak dari Bumi ke bulan, yaitu sekitar 239.000 mil.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis Indonesia
Harga emas perhiasan 30 Maret 2026 stabil. Simak daftar lengkap harga emas semua karat dari Lakuemas dan Rajaemas.
Kecelakaan maut di Jalan Nagung-Brosot Kulonprogo, pengendara motor tewas setelah terpental ke sungai.
Ekspor kapulaga Indonesia ke China tembus 3.604 ton senilai Rp319 miliar. Permintaan rempah RI terus meningkat di 2026.
Harga emas Antam turun menjadi Rp2.655.000 per gram, buyback Rp2.414.000. Simak rincian harga terbaru.
Kapolri anugerahkan kenaikan pangkat anumerta kepada tiga polisi gugur saat operasi narkoba di Katingan.
Dishub Sleman rampungkan 2 ZoSS dengan anggaran hingga Rp60 juta untuk meningkatkan keselamatan pelajar di jalan.