Pengumuman SNBP Dibuka, Ribuan Orang Berebut Kursi di Untidar
Hasil SNBP 2026 diumumkan, Untidar diserbu peminat. Persaingan ketat dengan ribuan pendaftar dan kursi terbatas.
Bupati Magelang Zaenal Arifin. /Harian Jogja-Nina Atmasari
Harianjogja.com, MAGELANG- Aktivitas vulkanik Gunung Merapi di perbatasan Jawa Tengah dan DIY meningkat sehingga status dinaikkan menjadi Siaga. Akibatnya, warga di Kawasan Rawan Bencana (KRB) III mulai diungsikan.
Pemerintah Daerah Kabupaten Magelang terus mempersiapkan tempat-tempat pengungsian bagi warga dari KRB III. Proses pengungsian telah berlangsung sejak Jumat (6/11/2020). Bupati Magelang Zaenal Arifin mengatakan pihaknya terus menyiapkan lokasi pengungsian dan evakuasi warga. Karena situasi masih pandemic Covid-19, maka penerapan protokol kesehatan akan selalu dikedepankan dalam mempersiapkan tempat-tempat pengungsian.
“Pokoknya semuanya kita siapkan untuk menampung para pengungsi apabila memang mereka harus turun. , karena situasi masih Pandemi, maka penerapan protokol kesehatan akan selalu dikedepankan dalam mempersiapkan tempat-tempat pengungsian dengan mendirikan bilik atau sekat-sekat untuk mengurangi resiko penularan Covid-19. Bilik-bilik tersebut akan dipergunakan bagi satu keluarga saja,” katanya, Senin (9/11/2020).
Baca juga: Merajut Mimpi Enam Bupati di Jateng Selatan & DIY
Tempat pengungsian warga ini di antaranya menggunakan fasilitas sekolah, Tempat Evakuasi Akhir (TEA), dan bangunan pemerintah
Adapun terkait dengan pendidikan bagi anak-anak yang berada di pengungsian, semuanya juga telah dipersiapkan yakni tetap melalui online/daring. Selain itu juga akan dilakukan pelayanan trauma healing bagi anak-anak agar tidak merasa bingung.
"Pendidikannya tetap dilakukan dari jarak jauh atau daring dan juga nanti ada trauma healing secara langsung untuk memberikan hiburan kepada mereka," tambahnya.
Terkait aktivitas penambangan di Gunung Merapi, Zaenal mengatakan bahwa, sesuai dengan rekomendasi dari BPPTKG KRB III (radius 0-10 Km) dari puncak Merapi ini harus dihentikan meskipun kewenangannya berada pada Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.
Baca juga: Gunung Merapi Terpantau Mengalami Guguran, Ini Penjelasan BPPTKG
"Rekomendasi BPPTKG kepada kami itu ada tiga hal, kami diminta untuk tiga desa kemarin itu untuk mengungsi, kemudian pemerintah provinsi soal tambang di KRB III harus dihentikan, dan soal tempat pariwisata yang berada di KRB III juga harus ditutup, salah satunya adalah Ketep Pass," jelasnya.
Untuk diketahui, sedikitnya ada 13 daya tarik wisata yang masuk dalam KRB III yang harus ditutup sementara diantaranya, Ketep Pass, Air Terjun Kedung Kayang, Wisata Alam Jurang Jero, dan Jembatan Gantung Jokowi.
"Pokoknya semua tempat wisata yang ada di KRB III wajib untuk ditutup sementara mulai tanggal 7 November 2020, suratnya sudah mulai aktif," jelasnya.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Magelang, Edy Susanto menyebutkan total jumlah pengungsi sampai Senin pukul 17.00 WIB sebanyak 812 jiwa di sembilan titik pengungsian. Mereka berasal dari empat desa di KRB III Merapi, meliputi Desa Paten, Krinjing, Ngargomulyo dan Keningar.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Hasil SNBP 2026 diumumkan, Untidar diserbu peminat. Persaingan ketat dengan ribuan pendaftar dan kursi terbatas.
Pelni mencatat 660.654 penumpang memanfaatkan diskon tiket kapal 30 persen. Kuota telah terserap 96 persen hingga 21 Juli 2026.
PLN menyiapkan kontrak jual beli listrik hingga 30 tahun untuk proyek PSEL guna menarik investasi dan mempercepat transisi energi.
Menteri Hukum menyebut 300 WNI mengajukan pelepasan kewarganegaraan. Kenaikan tarif dinilai tidak berdampak bagi masyarakat umum
Investasi Sleman triwulan II 2026 mencapai Rp931,7 miliar. Sektor kelistrikan mendominasi dan menyerap 2.448 tenaga kerja baru.
Presiden Prabowo mengingatkan 1.177 perwira TNI-Polri menjaga integritas, menjauhi korupsi, narkoba, judi, dan mengabdi kepada rakyat.