UIN Sunan Kalijaga Luncurkan Ki Suka Menjawab, Layanan Informasi Berbasis AI
UIN Sunan Kalijaga meluncurkan Ki Suka Menjawab, layanan informasi publik berbasis AI yang dapat diakses 24 jam dalam beberapa bahasa.
Sistem plambing untuk menjamin kualitas air bersih. /Ist-iapmo.
Harianjogja.com, JOGJA—Sistem perpipaan saluran air pada bangunan atau disebut dengan plumbing menjadi hal penting dalam menjamin kualitas air bersih. Perlengkapan plumbing yang buruk dapat menimbulkan beragam penyakit karena kaulitas air yang tidak terjaga. Oleh karena itu sistem perpipaan yang sudah dijamin melalui Standarisasi Nasional Indonesia (SNI) menjadi penting.
Badan Standardisasi Nasional (BSN) telah mengeluarkan SNI 8153:2015 tentang Sistem Plambing Pada Bangunan Gedung. Sistem plambing ini berperan untuk keamanan dan efisensi dari produk yang mereka buat dan diterapkan. Proses ini melalui banyak persyaratan yang bertujuan untuk melindungi kesehatan dan keamanan, meminimalkan risiko, dan memastikan keamanan air minum yang sehat serta sanitasi yang baik.
BACA JUGA : SANITASI PERKOTAAN : Tambahan Pasokan Air Bersih
General Manager Management System Certification and Business Development International Association of Plumbing and Mechanical Officials (IAPMO) Rista Aristiteka menjelaskan, saluran air dengan perlengkapan perpipaan yang buruk dapat menyebarkan bergama penyakit. Mulai dari diare akibat sanitasi yang tidak memadai. Selain itu kerusakan pipa dapat memicu alergi dan kerusakan pada seal penampung air pada sistem drainase juga dapat menyebarkan patogen berbahaya.
Selain dari sisi kesehatan, komponen perpipaan yang tidak standar juga menimbulkan kerugian keuangan juga mungkin terjadi akibat kerusakan properti pada bangunan dan uang terbuang untuk memperbaiki.
“Bahkan kerugian ekonomi dan dampak negatif pada lingkungan jika pasar menjadi pembuangan produk plambing yang murah dan tidak memenuhi standar, hal ini akan meningatkan ketergantungan akan air kemasan,” ungkapnya dalam rilis yang diterima Minggu (8/11/202).
BACA JUGA : Warga Ngawu Akan Dapat Fasilitas Penampungan Air Limbah
Oleh karena itu, plambing yang telah ber-SNI menjadi penting untuk menjamin produk berkualitas sehingga mampu melindungi manusia dari masalah keamanan, kesehatan, keselamatan dan kelestarian lingkungan hidup. Menerapkan SNI produk dan sistem ini juga berdampak pada ekonomi nasional, perbaikan kualitas lingkungan hidup dan juga dapat menggerakan sektor pariwisata dan enarik investasi.
“Standardisasi sistem plambing juga penting pada saat ini dalam pencegahan penyebaran Covid-19. Salah satu contoh adalah penyebaran wabah SARS di Hong Kong beberapa tahun lalu yang melalui penelitian oleh WHO penyebabnya adalah sistem perpipaan yang tidak memadai,” katanya.
Ia mengatakan jika melihat standar SNI 8153:2015, produk plambing tidak hanya pipa, namun seluruh produk yang dialiri air untuk kebutuhan air minum maupun air buangan. Untuk meningkatkan penerapan SNI khususnya di bidang plumbing, pihaknya siap memberikan berbagai layanan kesesuaian (sertifikasi dan pengujian) produk plumbing dan mekanis, juga edukasi dan pengembangan standar.
BACA JUGA : Warga Butuh Air, Program Pamsimas Gunungkidul
“IAPMO merupakan organisasi yang ahli dalam membuat standar, melakukan penelitian, pengembangan, dan memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai sistem plambing,” ujar Rista.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
UIN Sunan Kalijaga meluncurkan Ki Suka Menjawab, layanan informasi publik berbasis AI yang dapat diakses 24 jam dalam beberapa bahasa.
Realisasi investasi Kota Magelang mencapai Rp246,23 miliar hingga Triwulan III 2026. Pemkot tetap membuka peluang dengan mengacu tata ruang dan regulasi.
Pemkot Jogja menggelar pasar murah di 23 titik pada Oktober-November 2026. Sebanyak 65 ton komoditas bersubsidi disiapkan.
Polda DIY menerima 99 laporan penipuan digital hingga Oktober 2026. Modus investasi bodong dan kerja paruh waktu paling banyak dilaporkan.
Ahmad Luthfi menyerahkan beasiswa kepada 424 mahasantri dan 58 santri penggerak di Jateng. Bantuan Rp1 juta per semester selama enam semester.
Website Kapanewon Pengasih dan Temon di Kulonprogo disasar peretas yang mengaku petugas Diskominfo. Simak modus dan cara mencegahnya.