Bantu Korban Gempa Turki, Indonesia Siap Kirim Relawan Terlatih

Gempa Turki - NBC
01 November 2020 11:07 WIB Newswire News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA - Indonesia turut bersimpati dengan terjadinya bencana gempa bumi berkekuatan 7,0 magnitudo disertai tsunami yang menerjang sebagian wilayah Turki pada Jumat (30/10) waktu setempat. Palang Merah Indonesia (PMI) siap menurunkan para relawannya untuk membantu penanganan bencana pascagempa bumi tersebut.

"Turki telah banyak membantu Indonesia dalam penanganan berbagai kejadian bencana mulai dari gempa dan tsunami Aceh hingga bencana gempa bumi disertai tsunami dan likuifaksi di Sulawesi Tengah. Tentunya, di saat Turki sedang berduka PMI siap membantu," kata Sekretaris Jenderal PMI Sudirman Said melalui sambungan telepon, Sabtu (31/10/2020).

Menurut Sudirman, PMI dan Bulan Sabit Merah Turki yang sama-sama tergabung dalam Federasi Internasional Perhimpunan Palang Merah dan Bulan Sabit Merah (IFRC) akan saling membantu khususnya dalam bidang kebencanaan.

Baca juga: Aktor Pertama James Bond, Sean Connery Meninggal di Usia 90 Tahun

Apalagi seperti diketahui, Bulan Sabit Merah Turki kerap menyalurkan berbagai bantuan dengan nilai yang besar, bahkan di masa pemulihan bencana gempa, tsunami dan likufaksi di Sulteng organisasi kemanusiaan terbesar di Turki tersebut turut memberikan sumbangsihnya dalam upaya mempercepat pemulihan para korban.

Sudirman mengatakan, PMI sudah menyiapkan sejumlah relawan terlatihnya untuk dikirimkan ke Turki jika diminta atau dibutuhkan, langkah ini sebagai bentuk persahabatan yang sudah terjalin cukup lama.

Baca juga: Menteri Jokowi Dikabarkan Positif Covid-19, Epidemiolog Sentil Keterbukaan Informasi

Sebelumnya, Ketua Umum PMI Pusat Jusuf Kalla telah mengucapkan rasa belasungkawa yang sebesar-besarnya atas bencana gempa bumi yang mengguncang sebagian wilayah Turki.

"Saya mewakili PMI mengucapkan belasungkawa yang sedalam-dalamnya atas kejadian gempa yang memporak-porandakan sebagian wilayah Turki dan PMI pun PMI siap mengirimkan relawan untuk membantu evakuasi kegiatan kemanusiaan lainnya apabila dibutuhkan," katanya. 

Sumber : Antara