Penembakan di Ohio Tewaskan Polisi, Pelaku dan Dua Korban
Penembakan di Ohio menewaskan seorang polisi, dua korban, dan tersangka. Dua petugas serta seekor anjing polisi juga mengalami luka.
Ilustrasi Hacker/Sputniknews
Harianjogja.com, AS - Otoritas keamanan AS memperingatkan tentang ancaman kejahatan siber (dunia maya) yang bakal terjadi terhadap rumah sakit-rumah sakit dan penyedia layanan kesehatan di tengah pandemi Covid. Lembaga itu pun mendesak semua fasilitas medis untuk meningkatkan perlindungan mereka.
Peringatan yang dikeluarkan oleh FBI dan dua badan pemerintah lainnya di AS mengungkapkan, mereka memiliki “informasi yang dapat dipercaya” bahwa para peretas menargetkan sektor perawatan kesehatan menggunakan malware.
“[Serangan itu] sering kali mengarah ke serangan ransomware, pencurian data, dan gangguan layanan kesehatan,” ungkap biro inteleijen itu, dikutip AFP, Kamis (29/10/2020).
Ancaman siber tersebut muncul ketika rumah sakit-rumah sakit di AS sedang bergulat dengan meningkatnya jumlah kasus virus corona—yang sejauh ini telah menewaskan lebih dari 226.000 orang di negara itu. Ransomware adalah jenis perangkat lunak berbahaya yang digunakan oleh penjahat dunia maya untuk mengenkripsi file pengguna dengan maksud meminta uang tebusan kepada korban.
Institusi perawatan kesehatan telah sering menjadi korban ransomware selama beberapa tahun di AS dan secara global. Bulan lalu, serangan ransomware yang diduga mengganggu perawatan pasien di serangkaian besar rumah sakit dan klinik yang beroperasi di Amerika Serikat dan Inggris.
Pada 2017, sistem perawatan kesehatan nasional Inggris menjadi salah satu korban dalam gelombang serangan ransomware global. Agen-agen intelijen telah mendesak penyedia layanan kesehatan AS untuk mengambil tindakan pencegahan secara tepat waktu dan wajar untuk melindungi jaringan mereka.
FBI dan lembaga keamanan lainnya juga mendorong para penyedia layanan kesehatan segera menutup celah sistem operasi, perangkat lunak, dan firmware mereka sesegera mungkin, dan untuk melakukan pemindaian antivirus dan anti-malware secara teratur. Badan intelijen itu juga merekomendasikan para pengguna untuk mengubah kata sandi secara teratur dan menggunakan otentikasi multifaktor.
Berita ini sudah tayang di INews.id dengan judul "Awas! Rumah Sakit Jadi Sasaran Kejahatan Siber di Tengah Pandemi Covid".
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : INews.id
Penembakan di Ohio menewaskan seorang polisi, dua korban, dan tersangka. Dua petugas serta seekor anjing polisi juga mengalami luka.
Residivis berusia 65 tahun ditangkap setelah mencuri belasan sepeda di Sleman dan Bantul. Polisi menyita 14 sepeda serta menangkap penadah.
Rieke Diah Pitaloka mengusulkan tiga langkah memperkuat penerapan Pasal 3 UU Tipikor demi kepastian hukum, keadilan, dan kepercayaan publik.
PN Jakarta Selatan mengabulkan sebagian praperadilan Roy Suryo dan menyatakan penggeledahan, penangkapan, serta penahanannya tidak sah.
Banggar DPR memproyeksikan defisit APBN 2026 melebar menjadi Rp734,3 triliun atau 2,85% dari PDB, lebih tinggi dari target APBN.
Sepekan TPA Banyuroto menolak sampah organik, DLH Kulonprogo masih menemukan warga yang belum memilah sampah dan membuangnya ke depo pasar.