Harga Beras Dipantau di 458 Titik, Mafia Beras Jadi Sasaran
Pemerintah memantau 458 titik di 240 kabupaten dan kota untuk menjaga harga dan mutu beras serta memberantas mafia beras.
Ilustrasi Hacker/Sputniknews
Harianjogja.com, AS - Otoritas keamanan AS memperingatkan tentang ancaman kejahatan siber (dunia maya) yang bakal terjadi terhadap rumah sakit-rumah sakit dan penyedia layanan kesehatan di tengah pandemi Covid. Lembaga itu pun mendesak semua fasilitas medis untuk meningkatkan perlindungan mereka.
Peringatan yang dikeluarkan oleh FBI dan dua badan pemerintah lainnya di AS mengungkapkan, mereka memiliki “informasi yang dapat dipercaya” bahwa para peretas menargetkan sektor perawatan kesehatan menggunakan malware.
“[Serangan itu] sering kali mengarah ke serangan ransomware, pencurian data, dan gangguan layanan kesehatan,” ungkap biro inteleijen itu, dikutip AFP, Kamis (29/10/2020).
Ancaman siber tersebut muncul ketika rumah sakit-rumah sakit di AS sedang bergulat dengan meningkatnya jumlah kasus virus corona—yang sejauh ini telah menewaskan lebih dari 226.000 orang di negara itu. Ransomware adalah jenis perangkat lunak berbahaya yang digunakan oleh penjahat dunia maya untuk mengenkripsi file pengguna dengan maksud meminta uang tebusan kepada korban.
Institusi perawatan kesehatan telah sering menjadi korban ransomware selama beberapa tahun di AS dan secara global. Bulan lalu, serangan ransomware yang diduga mengganggu perawatan pasien di serangkaian besar rumah sakit dan klinik yang beroperasi di Amerika Serikat dan Inggris.
Pada 2017, sistem perawatan kesehatan nasional Inggris menjadi salah satu korban dalam gelombang serangan ransomware global. Agen-agen intelijen telah mendesak penyedia layanan kesehatan AS untuk mengambil tindakan pencegahan secara tepat waktu dan wajar untuk melindungi jaringan mereka.
FBI dan lembaga keamanan lainnya juga mendorong para penyedia layanan kesehatan segera menutup celah sistem operasi, perangkat lunak, dan firmware mereka sesegera mungkin, dan untuk melakukan pemindaian antivirus dan anti-malware secara teratur. Badan intelijen itu juga merekomendasikan para pengguna untuk mengubah kata sandi secara teratur dan menggunakan otentikasi multifaktor.
Berita ini sudah tayang di INews.id dengan judul "Awas! Rumah Sakit Jadi Sasaran Kejahatan Siber di Tengah Pandemi Covid".
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : INews.id
Pemerintah memantau 458 titik di 240 kabupaten dan kota untuk menjaga harga dan mutu beras serta memberantas mafia beras.
Arab Saudi mengeluarkan peringatan darurat di Jeddah, Mekkah dan Taif. Warga diminta berlindung dan mengikuti arahan resmi.
Freeport Indonesia mengembangkan tambang Kucing Liar di Papua dengan investasi Rp72 triliun hingga 2033 dan target produksi mulai 2029.
KPK menyebut empat dari delapan tersangka suap ATR BPN diduga orang kepercayaan Nusron Wahid dalam perkara HGB di Kabupaten Bogor.
DVI Polri mengidentifikasi dua dari enam jenazah korban KM Virgo Transport 8. Sebanyak 129 orang masih dalam pencarian.
Pemerintah mendorong penindakan dugaan pelanggaran beras fortifikasi. Temuan 25 merek disebut berpotensi merugikan konsumen hingga Rp89 triliun.