Daratan Baru Muncul di Sekitar Anak Krakatau, Benarkah Cucu Krakatau? Ini Kata Pakar
Pakar geologi Daryono menjelaskan daratan baru di sekitar Anak Krakatau bukan gunung api baru, melainkan akumulasi material vulkanik.
Foto ilustrasi pereta/hacker. - Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA—Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno memastikan tidak ada kebocoran data 58 juta siswa Indonesia sebagaimana ramai diperbincangkan di media sosial. Isu tersebut, menurutnya, telah diverifikasi oleh instansi terkait dan tidak ditemukan indikasi kebocoran data.
Pratikno menjelaskan klarifikasi telah disampaikan langsung oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) bersama Pusat Data dan Informasi (Pusdatin). “Itu sudah diklarifikasi oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), oleh Pusat Data Informasi (Pusdatin) bahwa tidak ada indikasi kebocoran itu,” ujar Pratikno saat ditemui di Puskesmas Cilandak, Jakarta, Selasa, menanggapi dugaan penjualan data siswa di situs gelap.
Meski demikian, pemerintah tetap melakukan pendalaman terhadap informasi yang beredar guna memastikan keamanan sistem data pendidikan nasional. Kemendikdasmen menggandeng Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) serta Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) untuk menelusuri lebih lanjut kebenaran isu tersebut.
“Saat ini tim dari Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), dari Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi), termasuk dari Kemendikdasmen, juga terus menginvestigasi,” kata Pratikno.
Isu dugaan kebocoran data siswa mencuat setelah media sosial X diramaikan unggahan yang menyebut adanya penjualan data 58 juta siswa dari seluruh Indonesia. Unggahan tersebut pertama kali beredar pada Minggu (8/2) dan memicu kekhawatiran publik terkait perlindungan data pribadi anak.
Dalam unggahan itu tertulis klaim bertajuk “DARURAT PRIVASI: DATA ANAK SEKOLAH SE-INDONESIA DIJUAL DI FORUM DARK WEB…”. Namun, hingga saat ini, pemerintah menegaskan belum menemukan bukti yang menguatkan klaim tersebut dan terus memastikan sistem keamanan data tetap terjaga.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pakar geologi Daryono menjelaskan daratan baru di sekitar Anak Krakatau bukan gunung api baru, melainkan akumulasi material vulkanik.
Siswa SRMA 19 Bantul diajak aktif di lingkungan dan mengembangkan kemampuan agar mampu menjadi penggerak sekaligus mengurangi urbanisasi.
Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Yogyakarta, Eko Suwanto, menyampaikan duka cita mendalam atas wafatnya Guruh Soekarnoputra.
Sertifikat tanah elektronik menghubungkan data pemegang hak dengan NIK dan bidang tanah dengan nomor identifikasi elektronik.
BSU Rp600.000 Oktober 2026 belum diumumkan pemerintah. Simak syarat BSU tahun lalu dan cara cek status melalui situs resmi Kemnaker.
Rumah duka Guruh Soekarnoputra di Jakarta dipadati pelayat dan karangan bunga setelah maestro seni itu wafat pada usia 73 tahun.