Bawa Surat untuk Anies, Wanita Berhijab Berniat Bakar Balai Kota DKI

Balai Kota DKI Jakarta. - Istimewa
28 Oktober 2020 13:47 WIB Nyoman Ary Wahyudi News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA - Balai Kota DKI Jakarta dibuat geger dengan kedatangan seorang wanita berhijab hitam. Wanita itu kedapatan membawa bensin yang disimpan di dalam botol air mineral ke dalam gedung lantai 12 Balai Kota DKI Jakarta. Dalam pengakuannya, ibu itu bermaksud untuk membakar gedung Balai Kota DKI Jakarta.

Aksi itu sempat terekam di dalam video amatir berdurasi 41 detik yang viral di kalangan awak media Balai Kota. Dalam video itu, aparat keamanan berhasil menggagalkan rencana wanita itu. Hanya saja, motif pembakaran Gedung Balai Kota masih sumir alias tidak jelas.

“Ku bakar gedung ini,” teriak wanita itu ketika digeledah aparat keamanan pada Selasa (27/10/2020).

Baca Juga: 11 Kapanewon di Gunungkidul Tak Penuhi Kuota Pendaftar Pengawas TPS Plkada

Kepala Biro Umum dan Administrasi Sekretariat Daerah Setda Provinsi DKI Jakarta Budi Awaluddin mengatakan, wanita tersebut diduga tidak waras. Alasannya, surat yang dibawa yang ditujukkan kepada Kepala Biro Perekonomian DKI Jakarta tidak memiliki bahasa yang teratur.

“Saya melihat itu bahasa yang gak baik. Dan itu memang bahasa asal dan gak jelas itu surat apa, karena dia menyatakan bahwa beliau itu, di suratnya mau minta duit ke Bank DKI, karena dia punya uang di Bank DKI, terus karena dia mewakili polsek-polsek. Seperti itu, jadi ngaco,” kata Budi saat dikonfirmasi pada Rabu (28/10/2020).

Baca Juga: Saksikan Indahnya Fenomena Bulan Biru Malam Minggu Nanti

Berdasarkan keterangan pada Kartu Tanda Penduduk, Budi melanjutkan, wanita itu berasal dari Nias. Bersama besin tersebut, dia menerangkan, wanita tersebut juga membawa surat yang isinya ditujukkan kepada Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Hanya saja, struktur antar kalimat tidak koheren.

“Saya sudah bersurat ke Polsek Gambir, melaporkan bahwa ibu itu melakukan, mengancam pengerusakan aset pemerintah, dan mencemarkan nama baik. Tadinya kita berpikir dia sakit jiwa, tapi kok bisa melaporkan hal itu. Karena memang dari suratnya aneh,” ujarnya.

Sumber : bisnis.com