Advertisement
Achmad Yurianto Dicopot dari Jabatannya
Achmad Yurianto. - Ist/Youtube BNPB Indonesia
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA--Achmad Yurianto dicopot dari jabatannya Direktur Jenderal (Dirjen) Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kementerian Kesehatan (Kemkes). Pencopotan dilakukan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto.
Achmad Yurianto yang dikonfirmasi membenarkan soal pemecatannya itu. Dia mengaku, hal tersebut biasa karena bagian dari mutasi jabatan di Kemkes.
Advertisement
"Benar. Ini mutasi biasa," ucapnya di Jakarta, Jumat (23/10/2020).
BACA JUGA : Achmad Yurianto Curhat Kerja Tanpa Libur Selama Jadi Jubir
Setelah dicopot dari jabatannya, pria yang akrab disapa Yuri ini akan menjadi staf ahli Menkes bidang Teknologi Kesehatan dan Globalisasi.
Selama pandemi virus corona (Covid-19) melanda Indonesia, pemerintah melalui Kemkes menunjuk Yuri sebagai juru bicara pemerintah untuk Penanganan Covid-19. Saat menjadi jubir, Yuri masih menjabat sekretaris Dirjen P2P Kemkes.
BACA JUGA : Achmad Yurianto Tak Lagi Jubir Covid-19, Warganet Ucapkan
Tidak berapa lama, tepatnya pada 9 Maret 2020, Menkes Terawan mengangkat Yuri menjadi Dirjen P2P Kemkes. Saat Gugus Tugas berganti nama menjadi Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19, Yuri tak lagi menjadi jubir.
Artikel ini telah tayang di inews .id dengan judul Achmad Yurianto Dicopot dari Dirjen P2P Kemkes
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : inews.id
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Tol Jogja-Solo Ruas Trihanggo-Sleman Ditarget Rampung Juli
Advertisement
10 Destinasi Terfavorit di Sleman Selama Libur Nataru, Ini Daftarnya
Advertisement
Berita Populer
- Libur Nataru, Kunjungan Wisata DIY Tembus 2,2 Juta Orang
- Satpol PP Bongkar Lapak PKL di Atas Saluran Jalan Gajah Raya
- Kemendagri Tekankan Pemulihan Aceh Harus Cepat Jelang Ramadan
- Menko Yusril: Kritik Boleh, Hinaan Bisa Dipidana di KUHP Baru
- DLH Sleman Siap Bangun Transfer Depo PSEL Piyungan 2026
- Pengamat UGM: Ketegangan AS-Venezuela Tak Berdampak ke RI
- Pemkab Bireuen Bangun 1.000 Huntap Korban Banjir dan Longsor
Advertisement
Advertisement



