Pollycarpus, Mantan Terpidana Pembunuhan Aktivis HAM, Munir Meninggal karena Covid-19

Pollycarpus. - Suara.com/Rizki Aulia
17 Oktober 2020 20:54 WIB Newswire News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA - Mantan pilot Garuda Pollycarpus Budihari Priyanto, terpidana kasus pembunuhan aktivis HAM Munir Said Thalib meninggal dunia Sabtu (17/10/2020), pukul 14.52 WIB.

Kabar duka itu dibenarkan oleh mantan pengacara Pollycarpus, Wirawan Adnan. Menurutnya, Pollycarpus meninggal dunia diduga setelah terinfeksi virus corona atau covid-19.

"Iya, kabarnya begitu dari isti almarhum. Meninggal karena covid-19," kata Wirawan.

Baca juga: Dahlan Iskan Berbagi Kisah Perjuangan Melawan Kanker Hati

Ia mengatakan, Pollycarpus sebelumnya telah dirawat di rumah sakit karena covid-19 selama 16 hari terakhir.

"Dia sudah berjuang melawan C19 selama 16 hari," kata Wirawan.

Sementara Sekretaris Jenderal Partai Berkarya Badaruddin Andi Picunang, dalam keterangannya mengatakan hal yang sama.

"Terkonfirmasi dari RSPP, beliau (Pollycarpus) telah mendahului kita semua. Innalillahi wainna ilaihi rojiun," kata Badaruddin.

Baca juga: Istana: Omnibus Law Sesuai Janji Jokowi

Meski begitu, Badaruddin belum bisa memastikan apakah Pollycarpus meninggal karena terinfeksi virus corona atau covid-19.

Ia menuturkan, Pollycarpus selama masa pandemi ini giat membantu masyarakat melawan virus corona.

"Dia sering memberikan bantuan obat herbal anti-virus corona," kata dia.

Untuk diketahui, Pollycarpus adalah mantan pilot Garuda Indonesia. Karena keterlibatannya membunuh Munir di atas pesawat memakai racun, Pollycarpus dihukum 14 tahun penjara.

Namun, setelah menjalani masa pemenjaraan 8 tahun, ia mendapat kebebasan bersyarat tanggal 28 November 2014.