Ada 203 Agenda Wisata di Jogja Sepanjang 2027, Ini Target Dinas Pariwisata DIY
Dinas Pariwisata DIY meluncurkan Calendar of Events 2027 dengan 203 agenda wisata untuk meningkatkan kunjungan dan lama tinggal wisatawan
Ketua DPRD Kabupaten Magelang Saryan Adiyanto menemui massa pendemo tolak UU Cipta Kerja di depan DPRD Kab. Magelang, Selasa (13/10/2020). /Ist-dok
Harianjogja.com, MAGELANG—Unjuk rasa penolakan terhadap UU Cipta Kerja terus meluas hingga ke Kabupaten Magelang, Selasa (13/10/2020). Massa dari berbagai organisasi sayap Muhammadiyah menggelar aksi di kantor DPRD Kabupaten Magelang.
Massa datang sekitar pukul 13.30 WIB. Dengan membawa berbagai poster dan spanduk, mereka menyuarakan tuntutan pencabutan UU Cipta Kerja.
Pengunjuk rasa berjumlah 300-san orang. Mereka berasal dari Pemuda Muhammadiyah, Nasyiatul Aisiyah, Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah, Hizbul Wathan, dan Tapak Suci Putra Muhammadiyah.
Ketua DPRD Kabupaten Magelang didampingi oleh Wakil Pimpinan DPRD langsung turun ke jalan. Bahkan Ketua DPRD Kabupaten Magelang Saryan Adiyanto langsung menaiki mobil komando aksi.
“Hari ini kami menemui adik-adik semua, merupakan bagian dari tugas kami mendengarkan dan menerima setiap usulan secara terbuka,” kata Saryan disambut tepuk tangan seluruh peserta aksi.
Saryan mengaku bangga dengan anak-anak muda terutama mahasiswa yang mau turun ke jalan merespons berbagai persoalan. “Saya mengapresiasi aksi hari ini karena bisa menjadi keteladanan karena berlangsung dengan damai,” katanya.
Seusai berpidato, Saryan langsung membukakan pintu gerbang Gedung DPRD Kabupaten Magelang. Dia memimpin di depan supaya para pengunjuk rasa masuk.
“Kami membuka dialog selebar-lebarnya. Rumah ini selalu terbuka lebar untuk aspirasi dan masukan masukan dari masyarakat,” ujar dia.
“Mari kita bantu TNI dan Polri menjaga ketertiban di Kabupaten Magelang.”
Perwakilan pengunjuk rasa kemudian diberikan kesempatan untuk menyampaikan aspirasi di dalam kantor DPRD. Mereka memberikan surat pernyataan sikap dan kajian UU Cipta Kerja.
Dalam kesempatan itu, Saryan mengatakan siap mendampingi para buruh dan mahasiswa menyampaikan aspirasi kepada pemerintah pusat terkait Undang-Undang Cipta Kerja. Bahkan sebelum ini dia sudah berkoordinasi dengan Pemerintah Pusat terkait perkembangan perkembangan di lapangan.
“Sebelum ini kami di DPRD juga sudah menerima perwakilan dari kawan kawan serikat buruh. Kami sudah sampaikan, kami buka dialog lalu kami sampaikan aspirasinya ke pemerintah pusat. Besok aspirasi kawan-kawan mahasiswa kami kirim ke Jakarta,” papar dia.
Aksi Ketua DPRD membukakan gerbang dan memimpin peserta aksi masuk ke kantor DPRD ini viral di media sosial. Banyak yang memuji sikapnya melayani pengunjuk rasa dan membuka ruang dialog.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dinas Pariwisata DIY meluncurkan Calendar of Events 2027 dengan 203 agenda wisata untuk meningkatkan kunjungan dan lama tinggal wisatawan
Email palsu berkedok undangan wawancara dapat menyebarkan malware dan mencuri data. Kenali ciri-cirinya serta empat langkah untuk menghindarinya.
My Chemical Romance berencana menggarap album baru pada 2027 dan kemungkinan absen dari panggung sepanjang tahun sebelum kembali pada 2028.
KPK membuka peluang menghadirkan Ahmad Dhani sebagai saksi kasus dugaan korupsi Bea Cukai jika majelis hakim memerintahkannya.
Claude Code diklaim menemukan 214.856 file thumbnail di Google Pixel meski foto aslinya telah dihapus. Simak risiko privasi dan cara melindunginya.
Shania Twain mengenang masa sulit saat mengawali karier, mulai dari demam panggung, tampil di bar hingga menghadapi seksisme.