Ketua Satgas Sebut Nyaris Tak Ada Lagi Tempat Aman dari Ancaman Covid-19

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Doni Monardo memberikan paparan saat pembekalan kebencanaan bagi media massa di Gedung Graha BNPB, Jakarta, Kamis (21/2/2019). ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga - hp.\\n
13 Oktober 2020 17:47 WIB Newswire News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA- Pandemi Covid-19 melanda Tanah Air dan kasusnya terus meningkat hampir di seluruh daerah. Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Doni Monardo menyatakan hampir tidak ada tempat di Indonesia yang aman dari pandemi virus corona Covid-19.

Doni mengatakan tercatat sudah 32 provinsi dan 500 kabupaten/kota yang terinfeksi covid-19, sehingga masyarakat harus disiplin terhadap protokol kesehatan 3M; memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan.

Baca juga: Kerap Menyerang di Musim Dingin, Kenali Perbedaan Pilek, Flu, & Covid-19

"Cegah kegiatan yang sifatnya kerumunan, kegiatan berkerumun pasti akan menimbulkan penularan karena dalam suasana pandemi nyaris tidak ada lagi tempat yang betul-betul steril dari ancaman Covid," kata Doni dalam Acara Puncak Bulan Pengurangan Risiko Bencana 2020 di Gedung BNPB, Jakarta, Selasa (13/10/2020).

Kepala BNPB itu berharap 15 kabupaten kota yang hingga saat ini tercatat sebagai zona hijau belum terdampak Covid-19 tetap aman terjaga.

"Walaupun masih terdapat kabupaten kota di tanah air yang belum tersentuh Covid tetapi kalau ini tidak dijaga dengan sungguh-sungguh maka dengan mudah Covid akan menyerang, kita tidak boleh lengah," ucapnya.

Baca juga: Wow, Petani Kalasan Kembangkan Penyemprot Hama dengan Drone

Dilansir dari laman Covid19.go.id, ke-15 kabupaten/kota yang belum terdampak tersebut antara lain Pergunungan Arfak, Yahukimo, Dogiyai, Deiyai, Mamberamo Raya, Nduga, Asmat, Puncak, Intan Jaya, dan Ngada.

Sementara zona merah masih berjumlah 54 kabupaten/kota, zona oranye 307 kabupaten/kota, zona kuning 121 kabupaten/kota, dan zona hijau tidak ada kasus baru 17 kabupaten/kota.

Sumber : Suara.com