PLN Peduli Berikan Bantuan Jamban kepada Warga Wonosalam

Kegatan penyerahan bantuan program Corporate Social Responsibility (CSR) PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Tengah & DIY. - Ist/dok PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Tengah & DIY.
09 Oktober 2020 10:10 WIB Media Digital News Share :

Harianjogja.com, DEMAK– PLN Peduli kembali hadir dengan memberikan bantuan berupa 32 jamban untuk Kecamatan Wonosalam Kabupaten Demak. Bantuan tersebut merupakan bagian dari program Corporate Social Responsibility (CSR) PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Tengah & DIY.

Bantuan senilai Rp65 juta ini dalam rangka percepatan pencapaian ODF (Open Defection Free) atau SBS (Stop Buang Air Besar Sembarangan).Penyerahan simbolis bantuan ini dilaksanakan di Gedung Bina Praja, komplek Perkantoran Pemerintahan Daerah Kabupaten Demak.

Baca juga: Doktor Termuda Indonesia Produksi Vaksin TBC di Ukraina, Berpotensi untuk Covid-19

Hadir pada acara ini, General Manager PLN UID Jawa Tengah & DIY, Feby Joko Priharto beserta jajaran, Bupati Demak, HM Natsir, Manager PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan Demak, Ahmad Samsuri, Dandim 0716/Demak, Letkol Arh Mohamad Ufiz, Asisten II bidang Ekonomi dan Pembangunan Provinsi Jateng, Guvrin Heru Putranto.

Feby Joko Priharto menyampaikan bahwa melalui CSR PLN Peduli, PLN berkomitmen untuk mendukung pemerintah dalam bidang kesehatan, salah satunya diwujudkan dengan pemberian bantuan pembangunan jamban. Ia berharap bantuan ini dapat bermanfaat bagi masyarakat serta lingkungan.

Baca juga: Ekonom UI: UU Ciptaker Harus Mampu Tingkatkan Jumlah Pekerja Formal RI

“Bantuan pembangunan jamban ini diharapkan dapat memenuhi kebutuhan masyarakat akan MCK, dengan begitu akan berdampak bagi kebersihan dan kesehatan lingkungan,” ungkapnya, dalam rilis yang diterima Harianjogja.com, Jumat (9/10/2020).

Sementara itu HM Natsir menyambut baik bantuan CSR yang diberikan oleh PLN yang mana sejalan dengan program pemerintah Kabupaten Demak.

“Salah satu indikator program Indonesia sehat adalah setiap keluarga harus memiliki jamban dan akses sanitasinya, ini sangat penting mengingat pembuangan tinja sangat berpengaruh pada penyebaran penyakit berbasis lingkungan. Untuk itu dibutuhkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya keberadaan jamban,” terangnya.

Selain penyerahan CSR, pada kesempatan ini juga diserahkan bantuan dari YBM PLN.

Bantuan yang diberikan YBM PLN berupa perbaikan lima Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Kecamatan Mranggen, Kecamatan Sayung, dan Kecamatan Demak dengan total nilai Rp75 juta. Bantuan ini disalurkan melalui Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Jawa Tengah dan Kodim 0716/Demak.