Advertisement

Debat Capres AS: Panas, Biden Sebut Trump Anak Anjing Putin

John Andhi Oktaveri
Rabu, 30 September 2020 - 19:47 WIB
Budi Cahyana
Debat Capres AS: Panas, Biden Sebut Trump Anak Anjing Putin Debat calon Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan penantangnya Joe Biden berlangsung Rabu (30/9/2020) waktu setempat. - JIBI/Nancy Junita/Youtube

Advertisement

Harianjogja.com, JAKARTA - Calon presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dan Joe Biden terlibat perdebatan sengit dan kasar. Keduanya tidak berjabat tangan saat memasuki panggung dan Biden menyebut Trump sebagai anak anjing Putin.

"Maukah kamu tutup mulut, Bung? Ini sangat tidak rahasia," kata Biden yang kesal setelah interupsi berulang oleh Trump selama segmen pertama debat di Gedung Mahkamah Agung.

Advertisement

PROMOTED:  Dari Garasi Rumahan, Kini Berhasil Perkenalkan Kopi Khas Indonesia di Kancah Internasional

Biden kemudian menyebut Trump sebagai "badut," seorang "rasis," dan "anak anjing Putin", mengacu pada Presiden Rusia Vladimir Putin.

Bahkan, sebagaimana dikutip CNN, Jumat (30/9/2020), Biden berkata kepada Trump, "Anda adalah presiden terburuk yang pernah dimiliki Amerika Serikat."

Trump kemudian menukas, "Tidak ada yang pintar tentang Anda, Joe." 

Menariknya, sang moderator debat Chris Wallace turut mendesak Trump yang masih jadi Presiden AS untuk menghentikan interupsi.

Wallace berkata, "Saya pikir negara akan lebih baik dilayani jika kita mengizinkan kedua orang untuk berbicara dengan lebih sedikit interupsi. Saya meminta Anda, Pak, untuk melakukan itu."

Trump menjawab, "Ya, dan dia juga."

Wallace menimpali, "Terus terang, Anda telah melakukan lebih banyak interupsi."

Trump tak ingin kalah. "Tapi dia melakukan banyak hal."

Biden, 77, sejauh ini masih memimpin jajak pendapat secara konsisten atas Trump, 74, meskipun sebagian pendapat menyebutkan persaingan akan sangat ketat.

Seperti biasa, Biden mempertanyakan kepemimpinan Trump tentang pandemi virus Corona, yang telah menewaskan lebih dari 200.000 orang Amerika Serikat yang memicu kemarahan Trump.

“Presiden [Trump] tidak memiliki rencana. Dia tahu sejak Februari betapa serius penyebaran ini,” kata Biden.

Sementara, Trump kembali menuding China sebagai biang keladi pandemi yang saat ini terjadi, dan membela penanganan pemerintahannya atas Corona. Dia mengatakan telah melakukan pekerjaan yang baik.

Trump menuding Biden tak akan dapat melakukan pekerjaan yang sama baik dengannya dalam penanganan Covid-19.

Debat calon presiden berikutnya akan digelar pada 15 Oktober, dan pada 22 Oktober 2020 sebelum kedua kandidat bertarung dalam pemungutan suara 3 November 2020.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Advertisement

alt

Fokus Pengembangan Gunungkidul Beralih dari Selatan ke Utara

Gunungkidul
| Rabu, 01 Februari 2023, 23:47 WIB

Advertisement

alt

Seru! Ini Detail Paket Wisata Pre-Tour & Post Tour yang Ditawarkan untuk Delegasi ATF 2023

Wisata
| Rabu, 01 Februari 2023, 14:37 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement