Mengintip Perbandingan Kekayaan Gibran dan Bagyo, Penjahit yang Maju di Pilkada Solo

Bakal calon Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka (kiri) dan bakal calon Wakil Wali Kota Solo, Teguh Prakosa (kanan) memberikan keterangan kepada Wartawan saat berada di kantor Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan, Solo, Jawa Tengah, Jumat (17/7/2020). Gibran Rakabuming Raka dan Teguh Prakosa resmi mendapat rekomendasi PDI Perjuangan untuk maju sebagai bakal calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Solo pada Pilkada serentak Desember mendatang. - Antara/Mohammad Ayudha
25 September 2020 12:07 WIB Fitri Sartina Dewi News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA – Gibran Rakabuming Raka, putra Presiden Joko Widodo (Jokowi), yang maju dalam Pilkada Solo tercatat memiliki harta Rp21 miliar. Sementara, lawannya, Bagyo Wahyono, seorang penjahit, memiliki kekayaan yang jauh lebih sedikit.

Gibran sebelumnya telah menyampaikan laporan harta kekayaannya ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai calon wali kota Solo.

Berdasarkan data dari e-lhkpn, harta Rp21 miliar milik Gibran terdiri dari beberapa aset mulai dari tanah, kendaraan hingga utang.

Berikut ini perincian harta Gibran: 

Tanah dan bangunan senilai Rp13.400.0000.000

Terdiri dari lima tanah dan bangunan yang berada di Surakarta dan Sragen dengan hasil sendiri. 

Alat dan transportasi mesin Rp682.000.0000

- Honda Scoopy

- Honda CB-125

- Royal Enfield

- Toyota Avanza

- Toyota Avanza

- Isuzu Panther

- Daihatsu Grand Max

- Pajero Sport

Harta bergerak lainnya Rp260.000.000

Kas dan setara kas Rp2.154.396.134

Harta lainnya: 5.552.000.000

Utang Rp895.586.004

Total Harta Kekayaan Rp21.152.810.130 

Laporan Harta Kekayaan Penyelenggaran Negara (LHKPN) Gibran diserahkan pada 2 September 2020 dan diumumkan dengan catatan lengkap berdasarkan hasil verifikasi pada 24 September 2020. 

Gibran maju dalam Pilkada Solo bersama pendampingnya Teguh Prakosa. Gibran diusung oleh PDI Perjuangan dan mendapat dukungan dari lima partai besar lainnya yaitu Partai Golkar, Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Kebangkitan Bangsa dan Partai Solidaritas Indonesia (PSI).

BACA JUGA: Warga Bantul Bersiaplah, Operasi Patuh Protokol Kesehatan Covid-19 Diperluas Sampai Desa

Di sisi lain, Bagyo Wahyono adalah penjahit asal Surakarta yang menantang Gibran. Pada Pilkada 2020, Bagyo menggandeng FX Supardjo. 

Bagyo telah melaporkan LHKPN ke KPK. Total harta yang dimilikinya tercatat Rp1,9 miliar.

Berikut ini perincian harta Bagyo: 

Tanah dan bangunan Rp1.700.000.0000

Terdiri dari sebidang tanah seluas 215 meter persegi di Surakarta yang merupakan hasil sendiri.

Alat transportasi dan mesin Rp280.000.000

- Daihatsu Xenia

- Honda CR-V

- Yamaha BJ8

- Yamaha 2DP-R

Kas dan setara kas Rp7.550.304

Total harta kekayaan Rp1.987.550.304 

Sementara itu, dalam pengundian nomor urut yang digelar Komisi Pemilihan Umum (KPU) Daerah Surakarta pada Kamis (24/9/2020), paslon Gibran-Teguh mendapat nomor urut 1, sedangkan lawannya Bagyo – FX Supardjo mendapat nomor urut 2.

Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia