Menag Positif Corona, Kasetpres Ungkap Pertemuan Terakhir dengan Presiden Jokowi

Menteri Agama Fachrul Razi menyimak pertanyaan anggota Komisi VIII DPR saat rapat kerja di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (8/9/2020). Rapat kerja tersebut membahas RKA K/L Tahun Anggaran 2021 serta isu-isu terkini, contohnya tentang radikalisme. ANTARA FOTO - Puspa Perwitasari
21 September 2020 12:37 WIB Muhammad Khadafi News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA - Menteri Agama Fachrul Razi dinyatakan positif Covid-19 setelah menjalani tes usap atau swab test pada Kamis (17/9/2020). Kepala Sekretaris Presiden Heru Budi Hartono menyatakan Presiden Joko Widodo tergolong aman dari Covid-19, meskipun satu jajarannya terkonfirmasi positif Covid-19.

Heru mengatakan bahwa pertemuan terakhir Presiden dengan Menag sekitar 1 - 2 bulan yang lalu. Oleh karena itu, tidak ada percepatan tes swab kepada Kepala Negara seperti pada kasus positif yang menimpa pejabat-pejabat sebelumnya.

“Swab tetap rutin. Minggu ini swab,” kata Heru, Senin (21/9/2020).

Baca juga: Menteri Agama Fachrul Razi Positif Covid-19, Begini Kondisinya

Dia mengatakan bahwa Presiden Jokowi selalu menerapkan protokol kesehatan dengan menjaga jarak. Presiden juga melindungi wajah dengan face shield dan mengadakan rapat di teras istana yang terbuka dan tidak menggunakan pendingin udara.

Adapun, informasi mengenai hasil tes swab Menag Fachrul disampaikan oleh Staf Khusus Menteri Agama Kevin Haikal.

"Pada 17 September, Menag melakukan tes swab dan hasilnya positif. Namun, alhamdulillah kondisi fisik beliau hingga saat ini terpantau baik, tidak ada gejala-gejala mengkhawatirkan,” kata Kevin seperti dikutip dalam keterangan yang dirilis pada situs resmi Kemenag, Senin (21/9/2020).

Baca juga: Wisatawan di Bantul Masih Didominasi Warga DIY-Jateng, PSBB Jakarta Tak Berdampak

Meskipun dalam kondisi yang baik, Kevin menyatakan bahwa saat ini Menag tengah menjalani proses isolasi dan istirahat.

"Ini bagian dari wujud komitmen beliau dalam menaati peraturan protokol kesehatan dan memutus mata rantai kemungkinan penyebaran. Kami mohon doa dari masyarakat, semoga prosesnya berjalan lancar serta Menag bisa lekas sembuh, semoga hasil swab berikutnya negatif, sehingga Menag dapat menjalankan tugas-tugasnya kembali," ujarnya.

Juru Bicara (Jubir) Kementerian Agama Oman Fathurahman menambahkan, Menag sementara ini akan fokus menjalani proses isolasi dan pemulihan kesehatan. Untuk pelaksanaan tugas birokrasi, Menag sudah mengkoordinasikan dan sekaligus mendelegasikannya kepada Wakil Menteri Agama, serta memberi arahan kepada para pejabat terkait.

"Pelaksanaan program Kemenag, utamanya dalam ikut mencegah penyebaran Covid-19 di lembaga pendidikan agama dan keagamaan serta lembaga keagamaan menjadi perhatian Menag. Beliau minta agar itu berjalan dengan baik. Bantuan yang disalurkan juga agar tepat sasaran dan akuntabel," ujar Oman menyampaikan pesan Menag.

Selain itu, Oman mengungkapkan, Menag juga minta agar program-program dan layanan keagamaan tetap berjalan. Koordinasi juga akan tetap dilakukan melalui daring.

Sumber : Bisnis.com