1.500 Kamar Hotel Siap Digunakan untuk Isolasi Pasien Covid Tanpa Gejala di DKI

Foto Ilustrasi: Personel Satgas Mobile COVID-19 memeriksa kondisi pasien diduga terjangkit virus Corona (COVID-19) di ruang isolasi Rumah Sakit Suradadi, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, Rabu (11/3/2020). - Antarafoto/Oky Lukmansyah
15 September 2020 09:47 WIB Newswire News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA - Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto menyiapkan 10 sampai 15 hotel untuk pasien Covid yang memiliki gejala ringan atau orang tanpa gejala (OTG). Ia menyebutkan secara total ada ada 1.500 kamar hotel di Jakarta yang bisa digunakan 3.000 pasien.

"Untuk hotel bintang 2 dan 3 di Jakarta juga dapat dipergunakan untuk isolasi mandiri untuk yang tanpa gejala," ujar Terawan dalam jumpa pers, Senin (14/9/2020).

Ia menuturkan, hotel-hotel yang bekerjasama dengan pemerintah diantaranya Hotel Accor, Novotel, Ibis dan Hotel Haris.

Baca juga: Rumah Sakit Rujukan Covid-19 Penuh, Kulonprogo Siapkan Selter di Kapanewon dan Kalurahan

Terawan mengatakan kemungkinan jumlah hotel bisa bertambah jika dibutuhkan.

"Di samping itu, hotel-hotel tersebut juga siap membantu pemerintah bila memerlukan hotel untuk isolasi di luar Jakarta," ucap dia.

Tak hanya itu, Terawan menyebut pemerintah juga sudah menambah tempat isolasi untuk pasien gejala ringan atau OTG.

Baca juga: DIY Prioritaskan Ekonomi atau Kesehatan? Sultan Ibaratkan Kusir Andong

Di RS Darurat Wisma Atlet, telah disiapkan di dua tower, yaitu tower 6 dengan kapasitas 1.746 tempat tidur dan tower 7 dengan kapasitas 2.472 tempat tidur untuk pasien gejala ringan atau OTG.

"Tower 6 terdapat tempat tidur sebanyak 1746, sudah terisi 888. Sedangkan tower 7 terdapat 2.472 tempat tidur, baru terisi 749," kata Terawan.

Sedangkan untuk pasien tanpa gejala, telah disediakan Flat Isolasi Mandiri di Wisma Atlet Kemayoran di tower 4 dan 5

"Tower 4 ada 2472 tempat tidur ini belum terisi, sedangkan tower 5 terdapat 2.472 tempat tidur baru terisi 81," ucap dia.

Kemudian pemerintan juga sudah menyiapkan Balai Pelatihan Kesehatan di Jakarta maupun di Batam, Semarang dan Makassar.

Sumber : Suara.com