Prabowo: Banyak Negara Kini Datang ke RI Cari Beras
Presiden Prabowo menyebut sejumlah negara kini meminta membeli beras dari Indonesia di tengah ancaman krisis pangan global.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA- Pandemi Covid-19 masih masih berlangsung dan kasus baru masih terus meningkat. Dalam kondisi ini, kebutuhan vaksin virus ini makin mendesak.
Perkembangan terakhir menunjukkan sejumlah kandidat vaksin akan tersedia dalam waktu dekat. Namun, masih ada keraguan besar yang harus dijawab.
Sementara para ilmuwan bekerja untuk memberikan prototipe yang aman dan efektif untuk miliaran orang yang berharap pada vaksin Covid-19, masalah yang lebih besar telah diidentifikasi berkaitan dengan pengiriman dan produksi.
Baca juga: Pengendara Tidak Bermasker di Bantul Kena Sanksi Push Up
Mengembangkan vaksin hanyalah setengah dari pekerjaa. Vaksin Covid-19 hanya akan dianggap efektif jika diberikan dengan benar, menjangkau semua populasi rentan yang berisiko dan memberikan perlindungan yang memadai.
Namun, masih butuh waktu lama sebelum semua orang diinokulasi dengan aman. Sekarang, CEO Serum Institute of India, Adar Poonawallah mengatakan bahwa akan sangat lama menunggu untuk memvaksinasi setiap orang.
Dilansir dari Times of India, Poonawallah, mengatakan bahwa pihak berwenang akan membutuhkan minimal 4-5 tahun untuk memvaksinasi semua orang dan menyingkirkan Covid-19 dari akarnya.
Baca juga: Begini Awal Mula Pedagang Beringharjo Ketahuan Terinfeksi Corona
CEO tersebut menyoroti perbedaan dan rintangan yang dihadapi perusahaan vaksin dalam memproduksi vaksin untuk massa. Ia menambahkan bahwa dunia tidak dapat bergantung pada vaksin saja, katanya,
Dari kurangnya pusat produksi, kekurangan infrastruktur, Poonawallah mengatakan bahwa mungkin tidak ada cukup dosis yang tersedia untuk semua dan banyak strategi yang perlu dilakukan sebelum administrasi selesai:
“Ini akan memakan waktu empat hingga lima tahun sampai semua orang mendapatkan vaksin di planet ini,”
CEO berusia 38 tahun itu juga mengatakan bahwa meskipun India menjadi salah satu produsen vaksin utama, kurangnya pasokan dan pengiriman menimbulkan risiko bagi distribusi vaksin di negara tersebut.
“Saya masih belum melihat rencana yang tepat di atas kertas untuk melakukan itu [di India] melebihi dosis 400m. Anda tidak ingin situasi dengan vaksin di mana Anda memiliki kapasitas untuk negara Anda tetapi Anda tidak dapat mengkonsumsinya,
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
Presiden Prabowo menyebut sejumlah negara kini meminta membeli beras dari Indonesia di tengah ancaman krisis pangan global.
Kemenhub menyesuaikan fuel surcharge pesawat domestik mulai 13 Mei 2026 akibat kenaikan harga avtur demi menjaga operasional maskapai.
Jadwal KRL Solo-Jogja Minggu 17 Mei 2026 lengkap dari Palur hingga Yogyakarta, tersedia keberangkatan pagi sampai malam hari.
Manchester City juara Piala FA 2026 setelah mengalahkan Chelsea 1-0 di final Wembley lewat gol Antoine Semenyo.
Jadwal KRL Jogja-Solo Minggu 17 Mei 2026 lengkap dari Yogyakarta hingga Palur, tersedia keberangkatan pagi sampai malam.
Pelatih PSIM Yogyakarta Jean-Paul van Gastel menargetkan kemenangan saat menghadapi Madura United di Stadion Sultan Agung Bantul.