Puluhan Penerbangan di Bandara Soetta Dibatalkan, Ini Penyebabnya

Calon penumpang melihat papan informasi mengenai penerbangan di Terminal IA Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Jumat (24/4/2020). Bisnis - Eusebio Chrysnamurti
23 Juli 2020 14:57 WIB Anitana Widya Puspa News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA - PT Angkasa Pura II (Persero) atau AP II menjelaskan banyaknya jadwal penerbangan yang dibatalkan melalui papan informasi penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta adalah akibat tingkat pemanfaatan slot yang belum diaktifkan kembali kendati maskapai telah mendapat persetujuan dari regulator terkait waktu terbang pada periode musim panas.

VP Corporate Communication AP II Yado Yarismano mengatakan sebetulnya maskapai telah mengajukan slot terbang untuk periode musim panas (summer) dan dingin (winter) dan slot atau ketersediaan waktu terbang tersebut sudah disetujui oleh regulator.

BACA JUGA : Calon Penumpang di Bandara YIA Gagal Terbang ke 

"Secara sistem jadwal tersebut sudah masuk ke papan informasi. Namun, akibat pandemi, banyak slot penerbangan yang pada akhirnya tidak terulitilasi atau termanfaatkan," kata Yado, Kamis (23/7/2020).

Pihaknya mencontohkan untuk Garuda Indonesia yang telah mengajukan slot hingga 200 penerbangan per hari, tetapi hingga hari ini baru mengaktifkan 30 hingga 40 penerbangan per harinya. Selanjutnya, secara sistem, slot yang belum dioptimalkan tersebut akan berstatus Cancel atau dibatalkan.

"Jadi bukan secara harfiah mereka pingin terbang hari ini lalu nggak jadi terbang semua nggak begitu. Slot yang diajukan sejak awal sudah masuk dan disetujui regulator. Makanya sudah masuk di sistemnya pada akhirnya yang tidak termanfaatkan di display [sehingga] muncul cancel,” jelasnya.

Sebagai informasi, pada papan informasi penerbangan di bandara berkode CGK ini mayoritas penerbangan yang berstatus cancel. Diantaranya untuk penerbangan siang hari dari 28 jadwal penerbangan, hanya empat diantaranya berstatus on schedule (sesuai jadwal) dan sisanya cancel (dibatalkan).

Sebelumnya, AP II menjelaskan pada bulan ini, rata-rata jumlah penerbangan di Soekarno-Hatta berkisar 400-430 penerbangan/hari atau meningkat cukup signifikan dibandingkan dengan bulan-bulan sebelumnya sekitar 200 penerbangan/hari. Jumlah traffic ini memang masih jauh dari angka di periode normal sebelum pandemi covid-19 tetapi dalam beberapa waktu terakhir tren lalu lintas penerbangan semakin menguat.

Adapun utilisasi slot time juga semakin meningkat, yakni pada 1 – 20 Juli 2020 sudah mencapai sekitar 34 persen dari sebelumnya hanya sekitar 10 persen.

BACA JUGA : Bandara Soetta Temukan Lebih dari 40 Penumpang Positif

Director of Operation & Service AP II Muhammad Wasid mengatakan meningkatnya lalu lintas penerbangan dan meningkatnya utilisasi slot time juga diikuti peningkatan utilisasi kapasitas penumpang di Terminal 2 Soekarno-Hatta.

Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia