Menteri BUMN Sebut Vaksin Corona Tersedia di Awal 2021

Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto bersama Menteri BUMN Erick Thohir memberikan keterangan mengenai vaksin Corona usai rapat dengan Presiden Joko Widodo di Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (21/7 - 2020) / Istimewa
21 Juli 2020 13:37 WIB Muhammad Khadafi News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengatakan bahwa vaksin virus Corona (Covid-19) baru akan tersedia pada awal tahun depan. Oleh karena itu, sepanjang tahun ini dia meminta masyarakat agar disiplin menerapkan protokol kesehatan.

“Disiplin protokol Covid-19 harus dijalankan. Vaksin ini kami pastikan akan ada, tapi masyarakat saya mohon berdisiplin,” kata Erick usai rapat intern dengan Presiden Joko Widodo di Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (21/7/2020).

BACA JUGA : Vaksin Virus Corona Oxford Diklaim Beri Perlindungan Ganda

Adapun, PT Bio Farma (Persero) menyatakan kesanggupan produksi massal vaksin Corona pada kuartal I atau Januari - Maret 2021. Vaksin ini merupakan hasil kerja sama dengan perusahaan asal China, Sinovac.

Uji klinis tahap III vaksin tersebut akan berjalan sepanjang sisa tahun ini, atau kurang lebih 5 bulan. Sebanyak 1.620 sampel dengan rentang usia 18 - 59 tahun akan ikut serta untuk memastikan vaksin tersebut aman dan efektif menangkal Covid-19.

Saat ini, melalui Induk Holding BUMN Farmasi Bio Farma, telah menerima vaksin dari Sinovac, sebanyak 2.400 vaksin per 19 Juli 2020. Kedatangan vaksin ini akan digunakan untuk kebutuhan fase uji klinis tahap 3 pada Agustus 2020 mendatang.

Kehadiran vaksin tersebut tidak terlepas dari dukungan Kementerian BUMN dan peran Kementerian Luar Negeri RI yang membantu dalam prosesnya.

BACA JUGA : Seberapa Dekat Vaksin Virus Corona Bisa Diproduksi Massal

Vaksin yang datang pada hari minggu kemarin, masih memerlukan beberapa tahapan lagi sebelum bisa dilakukan uji klinis pada Agustus 2020 mendatang. Tahap yang masih harus dilewati tersebut antara lain pengujian di dalam Laboratorium Bio Farma, dan beberapa perizinan lainnya.

Uji klinis vaksin Covid-19 ini akan dilaksanakan di Pusat Uji Klinis yaitu di Fakultas Kedokteran Unpad. Dalam uji klinis vaksin itu, Bio Farma berperan sebagai sponsor, berkolaborasi dengan berbagai pihak antara lain degan Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan RI (Balitbangkes) Kementerian Kesehatan RI, dan pelaksanaan uji titer antibodi netralisasi.

Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia