Erick Thohir Rombak Jajaran Direksi Sarinah

Warga melintasi pusat perbelanjaan Sarinah yang tutup di Jakarta, Rabu (29/4 - 2020). BISNIS.COM
21 Juli 2020 14:57 WIB M. Nurhadi Pratomo News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA — Menteri Badan Usaha Milik Negara Erick Thohir merombak jajaran direksi PT Sarinah (Persero). Lewat Keputusan Menteri Badan Usaha Milik Negara Nomor: SK-247/MBU/07/2020 terkait dengan Pemberhentian, Pengallihan Tugas, dan Pengangkatan Anggota-Anggota Direksi Sarinah ditetapkan Fetty Kwartati sebagai Direktur Utama merangkap Direktur Ritel.

Dia menggantikan Gusti Ngurah Putu Sugiarta Yasa yang menjabat sebagai Direktur Utama sejak 2017. Sebelumnya, Fetty telah menjabat sebagai Direktur Ritel Sarinah.

Fetty pernah menjabat sebagai Head of Sustainability, Corporate Secretary & Treasury PT Mitra Adiperkasa Tbk. (MAPI). Selain itu, dia juga sempat menjadi Director & Corporate Secretary, PT Map Boga Adiperkasa Tbk. (MAPB).

Fetty tercatat juga pernah bekerja di BPPN selama 6 tahun sebagai Group Head Asset Management Investment. Selain itu, dia pernah berkarier Bank Dagang Nasional Indonesia (BDNI) selama 8 tahun.

Selain menunjuk Fetty, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir juga menunjuk Lies Permana Lestari sebagai Direktur Pengembangan Bisnis, Albert Aulia Ilyas sebagai Direktur Keuangan dan Administrasi, dan Rakesh Kumar Ashok Adwani sebagai Direktur Trading dan Property.

Dalam siaran pers yang dikutip Selasa (21/7/2020), Dewan Komisaris selaku wakil para pemegang saham Sarinah mengucapkan terima kasih kepada beberapa anggota direksi lama yang sudah tidak bertugas.

“Selanjutnya, Direksi yang baru diharapkan dapat menuntaskan agenda besar transformasi Sarinah,” tulis Manajemen Sarinah melalui siaran pers.

Transformasi bisnis dan merek Sarinah didasari kepada khitah perseroan sebagai pusat perbelanjaan modern pada zamannya. Strategi itu juga menjadi wujud keberpihakan kepada ekonomi kerakyatan menuju kemandirian.

“Transformasi bisnis dan merek Sarinah tidak menghilangkan orientas dan eksistensinya yang dicetuskan oleh Bung Karno namun perlu dipersembahkan dengan semangat kekinian, memanfaatkan tren produk lokal, dan memikat pelanggan,” jelas Manajamen Sarinah.

Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia