Harga Beras Juli 2026 Naik, Premium Melonjak 10,22 Persen
BPS mencatat harga beras Juli 2026 naik di seluruh rantai distribusi. Beras premium di tingkat penggilingan melonjak 10,22 persen secara tahunan.
Ilsutasi HIV AIDs
Harianjogja.com, JAKARTA – Pandemi Covid-19 membuat layanan pengobatan bagi Orang dengan HIV Aids (ODHA) terhambat. Kondisi ini bisa membuat mereka lebih rentan terhadap penyakit, termasuk tertular Covid-19.
Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung, Kementerian Kesehatan Wiendra Waworuntu menjelaskan, saat ini ada lebih dari 100.000 ODHA yang tengah menjalani pengobatan terapi antiretroviral (ARV).
“Jumlah ini baru sekitar 20 persen dari penderita yang sudah minum ARV. Selama pandemi ini terjadi penurunan orang datang ke layanan, tapi untuk yang minum obat perlu kita lihat juga. Karena selama pandemi tidak semua layanan tutup, ada yang buka, tapi memang fasilitasnya lebih sedikit,” jelas Wiendra, Kamis (9/7/2020).
Wiendra juga mengakui bahwa selama pandemi, fasilitas layanan kesehatan (fasyankes) belum merata dan belum memadai. Untuk mengatasi kondisi ini, pihaknya mengupayakan agar ODHA dibolehkan untuk mengakses obat hingga 3 bulan.
“Pasien HIV Aids sudah bisa mengambil obat sampai satu bulan, adapun anjurannya sampai tiga bulan. Tapi harus dilihat juga ketersediaan obatnya,” ungkap Wiendra.
Lebih lanjut, kata Wiendra, setiap daerah punya inovasi untuk melancarkan akses terhadap obat. Namun, untuk di daerah harus dipastikan dulu ketersediaannya. Apabila layanan buka, Wiendra mengimbau ODHA tetap mengambil obat ke fasyankes dengan mengikuti protokol kesehatan secara ketat.
Tim Jaringan Indonesia Positif Timotius Hadi membenarkan bahwa terjadi keterbatasan ketersediaan obat di daerah.
“Di Jakarta tidak banyak masalah, tapi di beberapa daerah cukup terdampak, beberapa bulan lalu ada seperti di Sukabumi masih kosong. Kita khawatir juga soal keamanan karena jadi harus berkali-kali datang ke puskesmas karena dijatah obatnya untuk tiap dua minggu. Padahal, di Jakarta bisa dibuat resep untuk 2 bulan,” ungkap Timotius.
Penyebab kesulitan akses obat terbesar antara lain karena ekonomi terganggu. Hal ini mengganggu akses ODHA terkait ongkos jalan ke layanan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
BPS mencatat harga beras Juli 2026 naik di seluruh rantai distribusi. Beras premium di tingkat penggilingan melonjak 10,22 persen secara tahunan.
Kulonprogo kekurangan ratusan guru SD-SMP. Disdikpora memprioritaskan penataan SDM sebelum mengusulkan rekrutmen baru.
RSUD Muntilan menguji Dashboard DIAMOND di empat instalasi untuk mengintegrasikan pelaporan, memantau kinerja, dan mendukung keputusan berbasis data.
Kapolri Suyudi Ario Seto memimpin sertijab Irwasum Polri dan empat Kapolda, termasuk pejabat baru untuk Metro Jaya, Maluku, Jatim, dan Bali.
Bulog menyebut harga gabah hingga Rp9.000 per kg dan terbatasnya panen memicu kenaikan harga beras. Sebanyak 300.000 ton beras premium disiapkan.
Kemenkeu mencatat realisasi bansos Rp115,8 triliun per September 2026, mencakup PKH, Kartu Sembako, PIP, KIP Kuliah, dan PBI JKN.