Advertisement
Penyaluran Anggaran Penanganan Covid-19, Mahfud MD: Kami Minta Diawasi
Ilustrasi uang. - Bisnis/ Paulus Tandi Bone
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA--Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) Mahfud MD memimpin rapat para menteri dan jajaran terkait untuk memastikan kebijakan pemerintah dalam penanggulangan pandemi COVID-19 telah terlaksana secara baik.
"Kami memastikan kebijakan pemerintah tentang penanggulangan COVID-19 dilaksanakan dengan sebaik-baiknya untuk menyelamatkan 267 juta rakyat Indonesia," ujar Mahfud MD dalam pernyataan tertulisnya, di Jakarta, Senin (29/6/2020).
Advertisement
BACA JUGA : Anggaran Penanganan Covid-19 di Bantul Rp140 Miliar
Hadir dalam rapat yang berlangsung di Ruang Bima, Kantor Kemenko Polhukam itu, antara lain Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut B Pandjaitan, Menkumham Yasonna Hamonangan Laoly, Kapolri Jenderal Pol Idham Aziz, dan jajaran kementerian atau lembaga terkait.
Menurut Mahfud, pertemuan tersebut membahas langkah cepat pemerintah dalam penanganan COVID-19, serta langkah-langkah penegakan hukum.
Pertemuan tersebut, kata dia, juga memastikan terkait anggaran yang disediakan oleh negara melalui prosedur-prosedur yang sah, dan dipergunakan dengan benar, serta tepat sasaran.
BACA JUGA : Realisasi Anggaran Penanganan Covid-19 di DIY Masih Minim
"Kami minta diawasi. Untuk itu, kami mengundang KPK, Jaksa Agung, Kapolri, dan lain-lain. Karena kami ingin secara hukum ini benar, cepat dan tidak menghambat," kata mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) itu pula.
Mahfud menambahkan penegakan hukum tetap harus dilakukan dengan berlandaskan pada kepentingan untuk membangun dan kepentingan kesejahteraan rakyat.
"Kami juga menegaskan bahwa perang terhadap korupsi harus tetap dilakukan," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- IAKMI: Minum 8 Gelas Air Lawan Panas El Nino
- Panggilan Palsu 119 di Sleman Capai 40 Persen
- Kejagung Tambah 3 Tersangka Korupsi Pertambangan PT AKT di Kalteng
- Sengketa Tanah di Kulonprogo, Petani Diusir dari Lahan Sendiri
- Ribuan Akar Wangi Selamatkan Wilayah Rawan Longsor di Gunungkidul
- Setelah Ambulans, Damkar Sleman Juga Disasar Laporan Fiktif DC Pinjol
- Khalid Basalamah Tegaskan Tak Kenal Tersangka Korupsi Kuota Haji Yaqut
Advertisement
Advertisement









