Tambang Emas Ilegal di Sungai Batang Tebo Ditindak, Sarana Tambang Dimusnahkan
Polres Bungo memusnahkan sarana PETI di Sungai Batang Tebo, termasuk alat penyaring emas dan tangki minyak berkapasitas 1.000 liter.
ILustrasi lelang jabatan/JIBI
Harianjogja.com, JAKARTA - Kementerian BUMN melalui Deputi Sumber Daya Manusia, Teknologi dan Informasi, Alex Denni mengatakan Kementerian BUMN akan memberi kesempatan milenial berkompeten untuk menjabat pada salah satu jajaran direksi (Board of Director) di BUMN.
Kesempatan itu diberikan Kementerian BUMN untuk merespons isi pidato Presiden Joko Widodo (Jokowi) tentang Sumber Daya Manusia Unggul, Indonesia Maju.
"Ini bukan permainan Direktur SDM, bukan permainan dari Deputi SDM, tapi dia adalah permainan tunggalnya Presiden. Presiden yang menyatakan bahwa SDM adalah prioritas," kata Denni dalam seminar daring, di Jakarta, Senin (22/6/2020).
Denni mengatakan milenial berkompeten itu pun akan diberikan kepercayaan dan dukungan yang cukup (sufficient trust and support) untuk memimpin BUMN di Indonesia.
Milenial yang berkompeten itu pun akan dipercaya dan didukung bereksperimen dan melakukan terobosan-terobosan baru. Apalagi Indonesia saat ini sedang mengejar ketertinggalan di bidang talenta sumber daya manusia (SDM).
Karena itu, menurut Denni, kalau kebijakan dilakukan dengan cara biasa saja tanpa adanya terobosan, maka hasilnya pun akan biasa pula.
"Termasuk nanti menaruh milenial jadi Direktur di BUMN. Itu bagian dari eksperimen, ya mudah-mudahan kalau itu sukses bisa kita replikasi untuk melakukan akselerasi [BUMN lain] ke depannya," ujar Denni.
Sebelumnya, Muhammad Fajrin Rasyid, kini mengemban tugas yang lebih besar lagi setelah ditunjuk menjadi Direktur Digital Business PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk. dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST), Jumat (19/6/2020).
Pria kelahiran Jakarta, 11 September 1986 itu, sebelumnya dikenal sebagai salah satu Co-Founder sekaligus Presiden Bukalapak.
Menteri BUMN Erick Thohir menaruh harapan penuh pada Fajrin untuk memimpin pengembangan bisnis digital Telkom. Telkom diminta harus dapat mengubah dan memperkuat strategi bisnisnya, terutama di era pasca-COVID-19, guna memperkuat bisnis Telkom.
"Dengan tantangan yang makin besar, semua jajaran direksi Telkom yang baru memiliki KPI yang terukur. Saya sudah sampaikan kepada mereka bahwa harus siap dicopot bila tidak memenuhi target-targetnya," ujar Erick pula.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Polres Bungo memusnahkan sarana PETI di Sungai Batang Tebo, termasuk alat penyaring emas dan tangki minyak berkapasitas 1.000 liter.
PSS Sleman kebobolan tujuh gol dari tiga laga Super League. Pieter Huistra mengakui catatan itu terlalu banyak dan harus diperbaiki.
Menkes Budi Gunadi Sadikin membahas kondisi keuangan BPJS Kesehatan, suntikan Rp20 triliun, hingga kualitas layanan rumah sakit.
Polisi membekuk Gembel, spesialis pencuri pompa sumur bor yang terungkap beraksi di 19 TKP di Gunungkidul dan Bantul.
Bupati Magelang Grengseng Pamuji meminta ASN meninggalkan kebiasaan lama dan memperkuat target pembangunan, termasuk kemiskinan dan pengangguran.
Dinkes Kota Jogja mencatat 41 kasus baru HIV hingga triwulan II 2026, turun dibandingkan 118 kasus pada 2024 dan 98 kasus pada 2025.