Bandara di Arab Saudi Masih Ditutup, Kegiatan Ekonomi dan Perkantoran Mulai Dibuka

King Abdullah City yang berlokasi di dekat Jeddah, kota perdagangan utaa Arab Saudi. - Reuters/Susan Baaghil
21 Juni 2020 11:37 WIB Mia Chitra Dinisari News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA - Arab Saudi akan memberlakukan kebijakan baru dalam mengatasi Covid-19. Mulai Minggu (21/06) besok, kegiatan ekonomi dan perkantoran akan mulai dibuka.

"Besok, mulai jam 06.00 pagi, kegiatan ekonomi dan perkantoran dibolehkan. Tapi, dengan ketentuan tetap menjaga protokol kesehatan dan physical distancing," terang Konsul Haji KJRI Jeddah dikutip dari laman resmi Kemenag.

"Larangan umrah dan ziarah tetap diberlakukan dan akan dilakukan evaluasi sesuai ketentuan kesehatan," lanjutnya.

Selain umrah dan ziarah, Saudi juga masih menutup penerbangan Internasional. Termasuk yang  ditutup juga adalah perbatasan baik darat maupun laut.

"Saudi juga mengumumkan akan memberlakukan sanksi bagi yang melanggar ketentuan," jelas Endang.

Ditanya tentang haji, Endang mengatakan bahwa belum ada informasi resmi apapun dari Saudi. Menurutnya, kasus positif Covid-19 di Saudi masih cukup tinggi. Bahkan, dalam satu pekan terakhir, kasus barunya rata-rata di atas dua ribu positif Covid-19 per hari.

Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia