Advertisement
Rekor 755 Pasien Sembuh dari Covid-19, Ini Penjelasan Jubir Gugus Tugas..
Tenaga medis penanganan Covid/19 memeriksa pasien di RSUD Kabupaten Musi Banyuasin. istimewa
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA – Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 mencatat jumlah pasien Covid-19 yang sembuh berhasil mencetak rekor dengan penambahan 755 orang. sehingga secara kumulatif jumlah pasien yang sembuh menjadi 14.531 orang.
"Kasus sembuh tertinggi ada di DKI Jakarta yaitu 249 orang, sedangkan kasus positif Covid-19 tertinggi kita dapatkan di Jawa Timur," ujar Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto, Minggu (14/6/2020).
Advertisement
Setelah DKI Jakarta, provinsi dengan jumlah pasien sembuh tertinggi berikutnya adalah Jawa Timur yaitu 75 orang. Kemudian, Sumatra Selatan 61 orang, Papua 50 orang, Jawa Barat 42 orang, dan Sulawesi Selatan 36 orang.
Adapun, secara kumulatif provinsi dengan kasus sembuh tertinggi ialah DKI Jakarta yaitu mencapai 4.089 orang. Kemudian, disusul provinsi Jawa Timur 2.192 orang, Jawa Barat 1.135 orang, Sulawesi Selatan 902 orang, Jawa Tengah 729 orang, dan Sumatra Selatan 618 orang.
Sebelumnya, jumlah pasien Covid-19 yang sembuh hingga Sabtu (13/6/2020) bertambah 563 orang menjad 13.776 orang. Adapun, jumlah pasien sembuh tertinggi sempat terjadi pada Rabu (10/6/2020) dengan jumlah pasien sembuh sebanyak 715 orang.
Meski jumlah pasien yang sembuh berhasil mencetak rekor pada hari ini, tetapi kasus konfirmasi positif Covid-19 masih tinggi.
Pada hari ini, kasus positif Covid-19 bertambah 857 orang sehingga totalnya menjadi 38.277 orang. Sementara itu, jumlah pasien Covid-19 yang meninggal bertambah 43 orang menjadi 2.134 orang.
"Kalau kita perhatikan lagi, peningkatan kasus ini disebabkan karena tracing yang terus dilakukan oleh dinas kesehatan setempat," ujar Yuri.
Yuri mengungkapkan jumlah spesimen terkait Covid-19 yang telah diperiksa mencapai 18.760 spesimen per hari. Spesimen tersebut berasal dari 9.658 orang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Polisi Didesak Tangkap Dalang Teror Penyiram Air Keras Aktivis
- Tips Mudik Aman 2026, Gunakan Layanan 110 Jika Ada Gangguan
- Pulau Jawa Terancam Krisis Air, Bappenas Ingatkan Risiko Serius
- Serangan Air Keras ke Andrie Yunus Dinilai Ancam Demokrasi
- Terminal Jatijajar Prediksi Puncak Arus Mudik 18 Maret 2026
Advertisement
Suara Ibu Indonesia Desak Negara Lindungi Aktivis dari Teror Air Keras
Advertisement
Destinasi Wisata dengan Panorama Samudera dari Atas Karang Gunungkidul
Advertisement
Berita Populer
- Grebeg Syawal Kraton Jogja Tahun Ini Tanpa Kirab Gajah, Ini Alasannya
- SDN Kasihan Bantul Gelar Pesantren Kilat dan Bagikan Takjil
- Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus, Polri Diminta Usut Tuntas
- Podcast DPRD DIY Bahas Gotong Royong dan Kemandirian Ekonomi
- Buruh Rokok DIY Tolak Rencana Pemangkasan BLT Dana Bagi Hasil Cukai
- Obesitas Anak Terus Meningkat Secara Global, Ini Penjelasannya
- HUT ke-271 DIY, Ketua Komisi A DPRD DIY Dorong Pengentasan Kemiskinan
Advertisement
Advertisement







