Kereta Kelinci Terguling di Gunung Pegat Klaten, 4 Dirawat
Kereta kelinci membawa 46 warga Desa Beji terguling di Gunung Pegat Klaten. Empat penumpang masih menjalani perawatan di rumah sakit.
Foto ilustrasi. /Ist-Freepik
Harianjogja.com, KLATEN – Bupati Klaten Sri Mulyani, menyoroti tren kasus baru positif Covid-19 yang belakangan ini yang rata-rata berasal dari kalangan anak muda. Sri Mulyani mengatakan selama dua pekan terakhir ada penambahan kasus positif Covid-19 di Klaten yang rata-rata berasal dari usia produktif .
Ia mencontohkan seperti penambahan kasus positif selama pekan ini. Pada Minggu (7/6/2020), gugus tugas mengumumkan penambahan dua pasien positif. Satu pasien berinisial ADE, seorang perempuan berumur 22 tahun asal Kecamatan Delanggu. Dia merupakan petugas kesehatan di sebuah rumah sakit swasta.
Satu pasien lagi berinisial AH, 37, seorang laki-laki dari Kecamatan Pedan. Pada Senin (8/6/2020), gugus tugas kembali mengumumkan kasus baru positif Covid-19 Klaten yang juga anak muda. Dia adalah warga Kecamatan Prambanan berinisial GFB berumur 20 tahun.
“Sebelumnya kan yang dikhawatirkan itu usia rentan. Tetapi tren beberapa waktu terakhir ini di Klaten usianya relatif muda karena di bawah 30 tahun,” kata Sri Mulyani. Hal itu dia ungkapkan saat ditemui JIBI/Solopos seusai penyaluran BST di Kecamatan Jogonalan, Rabu (10/6/2020).
Terkait banyaknya kasus Covid-19 Klaten dari kalangan anak muda, Sri Mulyani meminta warga disiplin mematuhi protokol kesehatan. Misalnya mengenakan masker, menjaga jarak, serta tetap di rumah jika tak ada kepentingan mendesak.
“Saya minta warga disiplin menjaga lingkungan dan sekitarnya. Kalau semua guyub rukun, insya Allah virus corona segera berakhir,” katanya.
Menulari yang Rentan
Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Klaten, Ronny Roekmito, mengatakan hal serupa. Menurutnya, kasus pasien positif Covid-19 di Klaten beberapa waktu terakhir dari kalangan anak muda cukup menghawatirkan. Rata-rata kalangan muda tertular virus corona dengan sebelumnya tanpa gejala.
Dia mencontohkan kasus pasien positif asal Pedan yang baru diketahui ketika melakukan rapid test mandiri untuk kepentingan perjalanan.
“Ini yang kami khawatirkan. Secara imunitas dari kalangan muda relatif tahan terhadap virus corona. Namun, ketika nanti berinteraksi dengan kelompok rentan justru dampaknya bisa fatal,” jelas dia. Inilah mengapa banyaknya kasus anak muda yang positif coronavirus di Klaten menjadi berbahaya.
Lantaran hal itu, Ronny mengimbau warga mematuhi protokol kesehatan seperti tidak berkerumun dan mengenakan masker ketika keluar rumah. Untuk mencegah kasus Covid-19 di Klaten kian bertambah, Ronny menuturkan patroli bakal kian digiatkan.
Jumlah total kasus positif Covid-19 di Klaten hingga kini tercatat sebanyak 29 orang, termasuk mereka yang merupakan anak muda. Dari jumlah itu, 17 orang dinyatakan sembuh dan 12 orang masih menjalani perawatan di rumah sakit. Pada Rabu (10/6/2020), ada penambahan satu pasien positif Covid-19 yakni seorang laki-laki berumur 29 tahun dan berinisial AP asal Kecamatan Cawas.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kereta kelinci membawa 46 warga Desa Beji terguling di Gunung Pegat Klaten. Empat penumpang masih menjalani perawatan di rumah sakit.
Kasus DBD di Jogja mencapai 83 hingga awal Oktober 2026. Dinkes memperkuat PSN dan mengingatkan warga mewaspadai musim hujan.
Real Madrid menjamu Villarreal pada Minggu, 11 Oktober 2026 pukul 02.00 WIB. Simak klasemen, kabar pemain, dan prediksi skor.
Burger Bangor Goes to Office mengunjungi Harian Jogja di Jetis, Kota Jogja, membawa burger, gim seru, dan hadiah untuk menghadirkan keceriaan bagi karyawan.
Ari Bias kembali mengajukan gugatan terkait lagu Bilang Saja. Perkara terdaftar di PN Jakarta Pusat dengan sidang perdana dijadwalkan 20 Oktober 2026.
Ban MotoGP dirancang untuk kecepatan lebih dari 360 km/jam. Kenali fungsi carcass, kompon, suhu, tekanan, dan teknologi di baliknya.