Batuk dan Sesak Napas, Satu Keluarga di Surabaya Meninggal Beruntun

Ilustrasi mayat - Ist/Okezone
06 Juni 2020 20:17 WIB Newswire News Share :

Harianjogja.com, SURABAYA- Virus corona diduga menewaskan satu keluarga di Surabaya.

Satu keluarga terdiri dari pasangan suami (68) dan istri (61), serta putrinya yang sedang hamil 8 bulan, meninggal dunia secara beruntun.

Setelahnya, Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Jatim melakukan tes swab terhadap anggota keluarga lain yang tinggal di kawasan Gubeng Kertajaya, Surabaya, Jawa Timur.

Keduanya adalah anak pasutri berusia 28 tahun dan cucu pasutri berusia 4 tahun. Saat ini mereka manjalani isolasi mandiri di rumahnya, sembari menunggu hasil tes swab yang dilakukan di RSUD dr Soetomo.

"Sedang diperiksa yang bersangkutan dan diswab, nunggu hasilnya," terang anggota Gugus Tugas Rumpun Kuratif Covid-19 Jatim dr Makhyan Jibril Al Farabi di Surabaya, Sabtu (6/6/2020).

"Saat ini pasien yang tinggal adiknya (anak pasutri) dan keponakan (cucu) menjalani isolasi mandiri di rumahnya," tandas Jibril.

Seperti diketahui, satu keluarga di kawasan Gubeng Kertajaya meninggal diduga akibat covid-19 atau virus corona.

Kasus satu keluarga yang meninggal secara beruntun ini memiliki gejala mirip Covid-19. Mereka mengalami batuk, pilek dan sesak napas. Satu keluarga ini menginggal secara beruntun dalam sepekan.

Hasil swab almarhum belum keluar, sehingga belum diketahui apakah tepapar covid-19 atau tidak.

Artikel ini telah tayang di Okezone.com dengan judul "Satu Keluarga di Surabaya Meninggal Beruntun, Anak & Cucu Dites Swab Covid-19"

Sumber : Okezone.com