Advertisement
Doni Monardo Umumkan Persiapan Masyarakat Produktif Aman Covid-19
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Doni Monardo memberikan paparan saat pembekalan kebencanaan bagi media massa di Gedung Graha BNPB, Jakarta, Kamis (21/2/2019). ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga - hp.\\n
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA--Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Doni Monardo mengatakan persiapan pelaksanaan penetapan program masyarakat produktif yang aman dari Covid-19 di 102 kabupaten/kota telah dimulai.
"Berdasarkan laporan yang kami terima, kebijakan tersebut telah mendapat respons baik oleh para pemimpin daerah di 102 kabupaten/kota," kata Doni melalui siaran pers yang diterima di Jakarta, Jumat.
Advertisement
Doni mengatakan pelaksanaan program masyarakat produktif yang aman dari Covid-19 akan berlaku bagi daerah yang berada di zona hijau dan tidak terdapat kasus Covid-19. Para pimpinan daerah di wilayah tersebut akan diberikan kewenangan untuk memulai prakondisi.
Selanjutnya, para pimpinan daerah mengupayakan persiapan dengan seksama dan membangun komunikasi dengan semua kelompok masyarakat serta bergotong royong sebelum menjalankan kegiatan masyarakat produktif yang aman dari Covid-19.
"Hingga saat ini laju peningkatan kasus di beberapa daerah sudah bisa ditekan, meskipun di beberapa daerah lainnya masih belum maksimal," ujarnya.
Menurut Doni, pelaksanaan masyarakat produktif yang aman dari Covid-19 harus dilakukan secara terencana dengan memperhatikan beberapa hal, meliputi waktu yang tepat, sektor yang diprioritaskan, koordinasi yang ketat antara pusat dan daerah, serta pemantauan dan penilaian.
"Untuk memastikan tahapan-tahapan terlaksana perlu pengawasan dan pengendalian agar masyarakat produktif yang aman dari Covid-19 tercapai," ujarnya.
Hingga Kamis (4/6/2020) pukul 12.00 WIB, jumlah konfirmasi positif Covid-19 bertambah 585 orang menjadi 28.818 orang, sementara yang sembuh bertambah 486 orang menjadi 8.892 orang. Penambahan kasus positif terbanyak terjadi di Kalimantan Selatan, DKI Jakarta, Jawa Timur, Sulawesi Selatan, dan Sumatera Utara.
Sementara itu, terdapat 19 provinsi yang melaporkan penambahan kasus positif di bawah 10, dan 11 provinsi yang melaporkan tidak ada penambahan kasus positif baru.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Kedatangan Jenazah Prajurit TNI dari Lebanon Dikawal Puluhan Personel
- Siswa Keracunan Spageti MBG, Operasional Dapur Disetop
- Viral MBG Dibungkus Kresek, Satgas dan BGN Turun Tangan
- Pendatang ke Jakarta Didominasi Usia Produktif Minim Keterampilan
- Perbedaan Jumat Agung dan Paskah, Jangan Sampai Keliru
Advertisement
Dari Sawah ke Tanah Suci, Kisah Mardijiyono Menjemput Haji di Usia 103
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Lapak Asik BPJS Ketenagakerjaan Kini Dilengkapi Antrean Digital
- Sindikat Oplos LPG Subsidi Terbongkar, Keuntungan Rp1,3 Miliar Perhari
- Duel Antar Geng Berujung Pembacokan di Pakualaman Jogja
- Harga Pangan Global Naik Lagi, FAO Soroti Dampak Konflik Timur Tengah
- UNIFIL Gelar Upacara Penghormatan bagi 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon
- Jadwal Prameks Kutoarjo-Jogja Sabtu 4 April 2026, Cek Jamnya
- Kunjungi Museum Andi Bayou, DPRD DIY Susun Regulasi Baru
Advertisement
Advertisement








