Arus Balik Lebaran, Jasa Marga Catat 422.000 Kendaraan Menuju Jakarta

Sejumlah mobil memasuki gerbang tol Pondok Ranji di Tangerang Selatan, Banten, Minggu (15/3/2020). - JIBI/Bisnis.com/Eusebio Chrysnamurti
01 Juni 2020 20:37 WIB Agne Yasa News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA - PT Jasa Marga (Persero) Tbk. mencatat 422.724 kendaraan menuju Jakarta melalui arah timur, arah barat dan arah selatan pada periode hari kedua (H2) Lebaran hingga hari keenam sesudah Lebaran (H+6) atau selama periode 25 - 31 Mei 2020.

"Volume lalu lintas atau lalin yang menuju Jakarta ini turun 69,32 persen, dibandingkan dengan lalin periode yang sama di Lebaran tahun 2019," kata Dwimawan Heru, Corporate Communication & Community Development Group Head PT Jasa Marga (Persero) Tbk., melalui siaran pers, Senin (1/6/2020).

Lebih lanjut, dia mengatakan untuk distribusi lalu lintas menuju Jakarta sebesar 35,2 persen dari arah Timur, dari arah Barat 33,0 persen dan dari arah Selatan 31,8 persen.

Adapun, lalin menuju Jakarta dari arah timur merupakan kontribusi lalin dari dua Gerbang Tol (GT) pengganti GT Cikarang Utama, yaitu GT Cikampek Utama untuk pengguna jalan yang meninggalkan Jalan Tol Trans Jawa serta GT Kalihurip Utama untuk pengguna jalan yang meninggalkan Jalan Tol Cipularang - Padaleunyi.

Adapun, perincian distribusi lalin adalah GT Cikampek Utama 2 dengan jumlah 87.971 kendaraan menuju Jakarta turun sebesar 83,29 persen dari Lebaran tahun 2019. Kemudian, GT Kalihurip Utama 2 dengan jumlah 60.951 kendaraan menuju Jakarta, turun sebesar 81,01 persen dari Lebaran tahun 2019.

"Total kendaraan menuju Jakarta dari arah Timur, turun sebesar 82,43 persen jika dibandingkan dengan lalin Lebaran tahun 2019," jelasnya.

Jasa Marga juga mencatat jumlah kendaraan yang menuju Jakarta melalui GT Cikupa tercatat sebanyak 139.438 kendaraan, turun sebesar 56,78 persen dari Lebaran tahun 2019.

Sementara itu, jumlah kendaraan yang menuju Jakarta melalui GT Ciawi 2 tercatat sebesar 134.364 kendaraan, turun sebesar 35,37 persen dari Lebaran tahun 2019.

Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia