Advertisement
Jokowi: Indonesia Harus Tampil Sebagai Bangsa Pemenang
Presiden Jokowi ketika menggelar Ratas Laporan Gugus Tugas Covid-19, 30 Maret 2020. - Ist/YouTube Sekretariat Presiden
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA--Presiden Joko Widodo menegaskan bahwa Indonesia harus tampil sebagai bangsa pemenang di tengah pandemi Covid-19.
"Sebagai bangsa yang besar kita juga harus tampil sebagai pemenang, kita harus optimis, kita harus menciptakan peluang di tengah kesulitan, kita harus menjawab semua itu dengan inovasi dan karya nyata," kata Presiden Joko Widodo saat memimpin upacara peringatan Hari Lahir Pancasila secara virtual di Ruang Garuda, Istana Bogor, Senin (1/6/2020).
Advertisement
Upacara diikuti sejumlah pejabat tinggi negara dari tempat mereka masing-masing. Hadir secara virtual dalam upacara tersebut adalah Wakil Presiden Ma'ruf Amin, Ketua Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila yang juga Presiden ke-5 Megawati Soekarnoputri bersama para Dewan Pengarah BPIP yaitu Try Sutrisno, Wisnu Bawa Tenaya, Ahmad Syafii Ma'arif, Said Aqil Siradj, Sudhamek, Andreas Anangguru Yewangoe, Rikard Bagun.
Hadir pula Ketua DPR RI Puan Maharai yang membacakan Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 serta Ketua MPR Bambang Soesatyo yang membacakan teks Pancasila serta Ketua BPIP Yudian Wahyudi beserta jajaran BPIP lainnya dan para menteri Kabinet Indonesia Maju.
"Kita tidak boleh berhenti berkreasi, berinvoasi dan berprestasi di tengah pandemi covid ini. Mari kita buktikan ketangguhan kita, mari kita menangkan masa depan kita, kita wujudkan cita-cita luhur para pendiri bangsa," katanya.
Presiden juga mengajak bangsa Indonesia untuk memperkokoh persatuan dan peduli serta berbagi bagi sesama. "Mari kita tunjukkan bahwa kita bangsa yang kuat bukan hanya mampu menghadapi tantangan tapi bangsa yang memanfaatkan kesulitan menjadi lompatan kemajuan," ungkap Presiden.
Presiden mengakui, tantangan yang dihadapi bangsa Indonesia pada tahun ini atau bahkan tahun depan sungguh sulit karena pandemi Covid-19. "Situasi yang sulit masih akan kita hadapi, situasi yang memerlukan daya juang kita sebagai bangsa, yang memerlukan kerja keras agar kita mampu melewati masa sulit itu," ucapnya.
Namun, Indonesia tidak sendirian karena ada 215 negara di dunia berada dalam kondisi seperti Indonesia. "Semua dalam kesulitan tapi kita juga harus menyadari semua negara tengah berlomba-lomba untuk menjadi pemenang, menjadi pemenang dalam pengendalian virus maupun menjadi pemenang dalam pemulihan ekonominya," ujarnya.
Menurut Presiden Jokowi, hanya dengan bersatu dan saling peduli maka Indonesia dapat menjadi pemenang dalam mengendalikan virus dan memulihkan ekonomi. "Selamat hari lahir Pancasila, selamat hari lahir Pancasila, selamat hari lahir Pancasila, mari kita selalu bersatu saling peduli dan selalu berbagi untuk kemajuan negeri kita tercinta ini," katanya.
Meski digelar secara virtual, para pejabat negara tersebut tetap berpakaian resmi dengan mengenakan jas dan kopiah bagi pria dan baju kerja resmi bagi wanita. Mereka juga kompak memakai masker.
Sebelumnya, upacara tersebut dijadwalkan digelar di Gedung Pancasila, Kementerian Luar Negeri Jakarta Pusat secara langsung. Bahkan pesertanya dijadwalkan hadir sekitar 100 orang. Namun, pada akhirnya upacara tak jadi digelar secara langsung di Gedung Pancasila dan digelar secara virtual dari tempat para penyelenggara masing-masing.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- IAGI Ungkap Dua Penyebab Dugaan Sinkhole di Limapuluh Kota
- Indonesia Larang Impor Daging Babi dari Spanyol akibat Wabah ASF
- Bareskrim Selidiki Dugaan Kejahatan Lingkungan di Banjir Bandang Aceh
- Kim Jong Un Klaim Uji Rudal Hipersonik Respons Situasi Global
- Venezuela Bergejolak Usai Maduro Ditangkap Pasukan AS
Advertisement
Advertisement
Jadi Primadona, Umbul Pelem Klaten Raup Omzet Miliaran Sepanjang 2025
Advertisement
Berita Populer
- Lagu Viral Tak Diberi Tulang Lagi Disebut Hoaks AI oleh Kuburan
- Jadwal KRL Jogja Solo, Selasa 6 Januari 2026
- Jadwal SIM Keliling Gunungkidul, Selasa 6 Januari 2026
- Aturan Baru Visa AS 2026, 13 Negara Wajib Jaminan Rp235 Juta
- Apple Fokus AI di iOS 27, iPhone Lipat Disiapkan 2027
- Ujian Berat Jafar/Felisha di Hari Pembuka Malaysia Open 2026
- Top Ten News Harianjogja.com pada Selasa 6 Januari 2026
Advertisement
Advertisement




