Advertisement
Apresiasi Petugas Medis, Warga Inggris Bertepuk Tangan
Bertepuk tangan untuk tenaga medis. - Antara Foto.
Advertisement
Harianjogja.com, LONDON--Warga Inggris berdiri di depan pintu dan balkon pada Kamis guna menunjukkan apresiasi mereka untuk para pekerja medis di garda depan krisis virus corona, dalam peristiwa yang tampaknya menjadi perayaan terakhir.
Ide 'Clap for Carers' selama 10 pekan terakhir telah menjadi momen solidaritas emosional bagi warga yang tetap berada di rumah, yang mematuhi pembatasan sosial pencegahan penyebaran COVID-19. Hingga kini virus tersebut telah menelan lebih dari 48.000 korban jiwa di Inggris.
Advertisement
Perdana Menteri Boris Johnson, yang baru saja mengumumkan pelonggaran karantina wilayah terbatas, bertepuk tangan di depan kantornya di Downing Street. Warga lain di seluruh negeri pun ikut bergabung, dengan tayangan televisi memperlihatkan orang-orang memukul panci, bertepuk tangan dan bersorak sorai.
Penggagas perayaan tersebut, Annemarie Plas, mengatakan ini harus menjadi pekan terakhir acara tepuk tangan guna memastikan bahwa ritual mingguan berakhir. Tidak ada pengumuman resmi mengenai hal tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Wamenpar Dorong Prambanan Shiva Festival Jadi Agenda Unggulan
Advertisement
Berita Populer
- Google Rilis Android 17 Beta 1, Pengguna Pixel Bisa Coba Fitur Terbaru
- Harga Emas Pegadaian Turun, UBS Rp2,988 Juta dan Galeri24 Rp2,971 Juta
- Kecelakaan Bus dan Truk di Jalan Jogja-Solo Kalasan, Tiga Orang Luka
- Harga Emas Tembus US$5.000 per Ons, Picu Demam Tambang Ilegal di Afsel
- Tak Perlu Obat, Ini Makanan yang Terbukti Turunkan Kolesterol Jahat
- Era Baru MotoGP Dimulai, Dorna Sports Rebranding Jadi MotoGP SEG
- Kuba di Ambang Krisis Energi, Warga Antre Berbulan-bulan Cari Bensin
Advertisement
Advertisement








