Fuad Hasan Bantah 500.000 Dolar AS di Rumahnya dari Bisnis Haji
Fuad Hasan Masyhur membantah uang US$500.000 yang disita dari rumahnya merupakan keuntungan penyelenggaraan ibadah haji.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA--Sebuah mobil telah terbakar di bahu jalan KM3 Halim, Tol Jakarta-Cikampek, Jakarta Timur, Rabu pagi.
"Kami menerima berita itu pukul 07.45 WIB dari seorang anggota Patroli Jalan Raya [PJR] atas nama Bapak Yudi," kata Kasi Operasional Damkar Jakarta Timur Gatot Sulaiman.
Menurut Gatot, petugas damkar berikut armada pompa langsung mengarah ke lokasi kejadian di KM3 Halim, Tol Jakarta Cikampek tepatnya sebelum gerbang tol Halim arah Jakarta.
Kepala Unit Laka Lantas Polrestro Jakarta Timur AKP Agus mengatakan, petugas gabungan dari PJR dan damkar masih fokus pada proses pemadaman api yang membakar kendaraan.
Sementara itu berdasarkan rekaman video kejadian yang diunggah melalui laman resmi @TMCPoldaMetro, mobil yang terbakar jenis hatchback putih.
Api tampak muncul dari ruang mesin di bagian depan yang menjalar ke dalam kabin kendaraan.
Kanit Laka Lantas Polrestro Jakarta Timur AKP Agus mengaku belum menerima laporan terkait kondisi pengendara.
"Mobil terbakar, tapi sampai saat ini kondisi orang di dalamnya belum tahu, masih penanganan," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Fuad Hasan Masyhur membantah uang US$500.000 yang disita dari rumahnya merupakan keuntungan penyelenggaraan ibadah haji.
Jadwal KRL Jogja-Solo Sabtu 3 Oktober 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal lengkap tiap stasiun dan tarifnya Rp8.000.
Indonesia masih berpeluang menambah emas Asian Games 2026 lewat sepak takraw dan padel setelah mengoleksi 35 medali.
KBRI Bangkok mengimbau WNI di Thailand memantau cuaca dan kondisi jalan untuk mengantisipasi banjir hingga 7 Oktober 2026.
Hashim mundur dari WIFI. Pengamat menilai Internet Rakyat dan pemanfaatan spektrum 1,4 GHz tetap berjalan sesuai komitmen perusahaan.
DPRD Kota Jogja mendorong pengembangan UMKM secara merata hingga tingkat kampung melalui promosi, pemasaran, dan dukungan berkelanjutan.