Advertisement

Vaksin Covid-19 Belum Ditemukan, Ketua Tim Pakar Gugus Tugas: Kita Harus Legawa

Nyoman Ary Wahyudi
Selasa, 12 Mei 2020 - 14:47 WIB
Bernadheta Dian Saraswati
Vaksin Covid-19 Belum Ditemukan, Ketua Tim Pakar Gugus Tugas: Kita Harus Legawa Ketua Tim Pakar Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito. JIBI - Bisnis/Nancy Junita

Advertisement

Harianjogja.com, JAKARTA - Ketua Tim Pakar Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito meminta agar selama belum ditemukannya vaksin, masyarakat menyesuaikan pola hidup dalam rangka memutus mata rantai penyebaran Covid-19. 

“Kita harus legawa, kita harus menerima bahwa memang sekarang ini kita harus hidup bersama dengan virus ini. Dan semoga cepat kita semuanya di dunia bisa mendapatkan vaksinnya,” kata Wiku saat memberi keterangan pers di Graha Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Jakarta, pada Selasa (12/5/2020).

Advertisement

Secara sosial, Wiku menuturkan, masyarakat pasti akan mengalami suatu bentuk kehidupan New Normal. Atau, dia menerangkan, masyarakat mesti beradaptasi dengan beraktivitas dan bekerja yang mengurangi kontak fisik dan menghindari kerumunan.

“Transformasi ini adalah untuk menata kehidupan dan perilaku baru ketika pandemi, yang kemudian, akan dibawa terus kedepannya, sampai ditemukannya vaksin untuk Covid-19 ini,” kata dia.

BACA JUGA

Sebelumnya, Penggagas Kongres Diaspora Indonesia Dino Patti Djalal meminta pemerintah untuk segera meningkatkan diplomasi vaksin terkait penanganan Covid-19 yang diperkirakan rampung tahun depan.

“Kita khawatir jika vaksin itu bakal diperebutkan oleh banyak negara ketika sudah mulai diproduksi dan didistribusikan,” kata Dino saat memberi keterangan pers secara daring bersama Gugus Tugas, pada Senin (11/5/2020).

Tentu, menurut dia, negara yang akan kesulitan memperoleh vaksin adalah negara berkembang. Sementara, dia mengimbuhkan, ekonomi akan bergerak lambat akibat pandemi Covid-19.

“Kita akan masuk ke situasi krisis. Kita harus kerjakan diplomasi vaksin dan jangan jadikan WHO tempat bersaing secara negatif,” tuturnya

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Bisnis.com

Advertisement

Harian Jogja

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Advertisement

Ratusan Ribu Pemudik Belum Pulang, GT Purwomartani Siap-siap Ramai Lag

Ratusan Ribu Pemudik Belum Pulang, GT Purwomartani Siap-siap Ramai Lag

Sleman
| Jum'at, 27 Maret 2026, 06:47 WIB

Advertisement

Bioskop Nyaman Rp5 Ribu di Museum Sonobudoyo Masih Sepi Peminat

Bioskop Nyaman Rp5 Ribu di Museum Sonobudoyo Masih Sepi Peminat

Wisata
| Kamis, 26 Maret 2026, 13:57 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement