Antisipasi Kelangkaan Pangan, Jokowi Minta Musim Tanam Dipercepat

Presiden Jokowi ketika menggelar Ratas Laporan Gugus Tugas Covid-19, 30 Maret 2020. - Ist/YouTube Sekretariat Presiden
05 Mei 2020 13:57 WIB Newswire News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA-- Indonesia sedang menghadapi pandemi Corona. Presiden Joko Widodo atau Jokowi meminta jajaran terkait untuk memastikan dan menyiapkan ketersedian air di daerah sentra produksi pertanian.

Hal itu, kata Jokowi untuk mengantisipasi ketersediaan bahan pangan pokok pada saat musim kemarau sebagaimana didasarkan pada prediksi BMKG.

"Oleh sebab itu, ini harus disiapkan dari sekarang mulai dari penyimpanan air hujan, kemudian memenuhi danau, waduk, embung, kolam retensi dan penyimpanan air buatan lainnya penting," ujar Jokowi dalam rapat terbatas tentang antisipasi dampak kekeringan terhadap ketersediaan bahan pangan pokok melalui video conference, Selasa (5/5/2020).

Jokowi juga meminta jajaran terkait melakukan percepatan musim tanam.

Para petani kata Jokowi harus memanfaatkan curah hujan yang masih ada saat ini.

"Harus dipastikan bahwa petani tetap berproduksi harus tetap bertanam dengan menerapkan protokol kesehatan," kata dia.

Tak hanya itu, ketersediaan sarana -sarana produksi pertanian, baik yang berkaitan dengan bibit pupuk harus dipastikan tetap tersedia dengan harga terjangkau.

"Ketersediaan sarana sarana produksi pertanian baik yang berkaitan dengan bibit pupuk harus betul-betul ada, dan harganya terjangkau. Kemudian kemarin juga juga ada acara kan stimulus ekonomi untuk petani agar nanti agar juga di pertajam lagi," kata Jokowi.

Lebih lanjut, mantan Gubernur DKI Jakarta meminta jajarannya melakukan manajemen pengelolaan stok untuk kebutuhan pokok.

"Mengenai manajemen pengelolaan stok, untuk kebutuhan pokok, untuk bahan-bahan pokok, hitung-hitungannya detail. Bulog tetap harus membeli gabah dari petani sehingga harga di petani menjadi lebih baik," katanya.

Sumber : Suara.com