Advertisement
Data Bocor, Tokopedia Diminta Beri Klarifikasi kepada Publik
CEO Tokopedia William Tanuwijaya usai konferensi pers pada Rabu (19/6/2019). - Bisnis/Dendra Syarizka
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA — Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) meminta Tokopedia memberi klarifikasi kepada publik terkait dengan sistem atau teknologi yang digunakan dalam perlindungan data pribadi.
Ketua Pengurus Harian YLKI Tulus Abadi mengatakan pihaknya menduga sistem teknologi informasi di Tokopedia tidak cukup andal sehingga dapat diretas oleh pihak lain.
Advertisement
"Apakah sistem perlindungan data pribadi di Tokopedia digaransi oleh pihak ketiga atau tidak?" kata Tulus kepada Bisnis, Minggu (3/5/2020).
Dia menambahkan bahwa YLKI juga mempertanyakan seberapa banyak jumlah lapisan sistem keamanan perlindungan data pribadi yang digunakan oleh Tokopedia.
Selain itu, organisasi nirlaba yang berdiri pada 1973 itupun meminta agar pemerintah untuk turun tangan untuk memberi perlindungan dan rasa aman kepada konsumen.
Sebelumnya beredar informasi di Twitter bahwa data 91 juta pelanggan Tokopedia, telah dijual melalui Darknet. Data 91 juta pelanggan ini dihargai senilai US$5.000. Bila menggunakan nilai tukar rupiah Rp15.000 per dolar, maka data tersebut dihargai senilai Rp75 juta.
Selain itu, aku Twitter @underthebreach bukanlah yang pertama memublikasikan informasi peretasan data pengguna di Tokopedia, platform dagang-el terbesar di Indonesia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Pesawat Smart Air Jatuh di Nabire, Diduga Gagal Lepas Landas
- Dugaan Tak Profesional, Tim SIRI Kejagung Periksa Sejumlah Kajari
- BNN Ingatkan Bahaya Whip Pink, Gas Tertawa Bukan untuk Gaya Hidup
- KPK Panggil Gus Alex sebagai Saksi Kasus Dugaan Korupsi Kuota Haji
- Jenazah Pilot ATR 42-500 Andy Dahananto Disambut Haru di Tigaraksa
Advertisement
PHRI DIY: Isu Biaya Hidup Mahal Tak Goyahkan Wisata Jogja
Advertisement
Peta Global Situs Warisan Dunia Unesco dari Eropa hingga Asia
Advertisement
Berita Populer
- Purbaya Santai Hadapi Isu Kriminalisasi: Noel Kan Terima Uang
- Pejabat Militer China Diperiksa atas Dugaan Kebocoran Informasi Nuklir
- Jadwal KRL Solo-Jogja Selasa 27 Januari 2026, Tarif Rp8.000
- Penataan Pantai Sepanjang Dinilai Sukses, DPRD Dorong Perluasan
- UMK Bantul Naik, Disnakertrans Intensifkan Pengawasan Perusahaan
- Status Siaga Bencana Gunungkidul Diperpanjang hingga 31 Maret 2026
- BPKH Pastikan Dana Haji 2026 Aman Meski Rupiah Tertekan Dolar AS
Advertisement
Advertisement



