Tinggal Ini Kereta Api Relasi Jogja yang Masih Beroperasi

Foto ilustrasi. - Solopos/M. Ferri Setiawan
28 April 2020 19:17 WIB Newswire News Share :

Harianjogja.com, SOLO--Jumlah kereta api yang beraoperasi di Daop 6 tinggal segelintir menyusul penghentian layanan akibat pandemi Covid-19.

PT KAI Daop 6 saat ini menyisakan Kereta Api (KA) Prambanan Ekspres (Prameks) dan angkutan barang menyusul dibatalkannya KA jarak jauh untuk mudik Lebaran hingga tanggal 31 Mei 2020.

"Selain membatalkan perjalanan KA jarak jauh, terdapat juga pembatalan sementara KA Perintis Batara Kresna relasi Purwosari-Wonogiri (PP)," kata Manajer Humas PT KAI Daop 6 Yogyakarta Eko Budiyanto di Solo, Selasa (28/4/2020).

Ia mengatakan saat ini KA Prameks yang masih beroperasi antara lain 4 perjalanan relasi Yogyakarta-Solobalapan dengan jadwal keberangkatan dari Stasiun Yogyakarta pukul 05.15 WIB, 08.20 WIB, 12.05 WIB, dan 15.55 WIB.

"Selain itu juga empat perjalanan relasi Solobalapan-Yogyakarta dengan jadwal keberangkatan dari Stasiun Solobalapan pukul 06.35 WIB, 09.50 WIB, 14.20 WIB, dan 18.12 WIB," katanya.

Terkait pembatasan KA jarak jauh tersebut, pihaknya mengimbau kepada masyarakat yang telah memiliki tiket perjalanan mudik untuk membatalkan perjalanannya atau menjadwal ulang perjalanan mereka.

"PT KAI memberikan refund (pengembalian biaya tiket) 100 persen untuk pembatalan tiket keberangkatan KA sampai dengan tanggal 4 Juni 2020, yang bisa dilakukan melalui aplikasi KAI Access maupun loket stasiun," katanya.

Ia mengatakan pembatalan melalui aplikasi dapat dilakukan hingga maksimal tiga jam sebelum jadwal keberangkatan dan uang akan ditransfer paling lambat 45 hari kemudian.

"Adapun untuk pembatalan di loket stasiun dapat dilakukan di seluruh stasiun keberangkatan KA jarak jauh dan lokal hingga maksimal 30 hari setelah jadwal keberangkatan dengan menunjukkan KTP, kode booking, dan uang akan langsung diganti secara tunai," katanya.

Sementara itu, lanjut dia, kondisi stasiun yang sepi penumpang dimanfaatkan oleh pegawai PT KAI Daop 6 untuk melakukan perbaikan sarana dan prasarana yang ada.

Sumber : Antara