Kepala BNPB Minta Maaf soal Pernyataan Karhutla Berjalan Normal
Kepala BNPB Suharyanto meminta maaf dan mengklarifikasi pernyataan soal aktivitas masyarakat tetap normal di tengah karhutla dan kabut asap.
Foto ilustrasi bendera Iran. - Freepik
Harianjogja.com, MOSKOW—Ketegangan konflik Iran Amerika Serikat kembali memanas setelah Iran memperingatkan akan memberikan balasan keras apabila Amerika Serikat mencoba membunuh Pemimpin Tertinggi Iran yang baru, Mojtaba Khamenei. Pernyataan ini menegaskan meningkatnya eskalasi konflik Iran AS yang masih berlangsung di kawasan Timur Tengah.
Ancaman tersebut disampaikan Duta Besar Iran untuk Rusia Kazem Jalali dalam wawancara dengan media Rusia RIA Novosti. Ia menegaskan bahwa Iran tidak akan tinggal diam jika ada upaya pembunuhan terhadap Mojtaba Khamenei oleh Amerika Serikat maupun Israel.
Menurut Jalali, tindakan yang saat ini dilakukan Iran merupakan bagian dari respons atas terbunuhnya Pemimpin Tertinggi Iran sebelumnya, Ayatollah Ali Khamenei, dalam serangan yang terjadi sebelumnya. "Anda sedang melihat tanggapan Iran hari ini," ujarnya, Sabtu (14/3/2026).
Ia menambahkan bahwa kemarahan publik Iran terhadap kematian Ali Khamenei memicu tuntutan balasan terhadap pihak yang dianggap bertanggung jawab.
"Kami menginginkan pembalasan darah untuk pemimpin kami (Ayatollah Ali Khamenei). Rakyat marah dan menuntut pembalasan atas pertumpahan darah. Tentu saja, Amerika telah dan akan menghadapi pembalasan yang berat di masa depan," jelasnya tentang potensi reaksi tersebut, dengan mengutip contoh Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei yang telah terbunuh.
Ketegangan konflik Iran AS Israel sebelumnya meningkat setelah pada 28 Februari Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan terhadap sejumlah target di Iran, termasuk wilayah di Teheran.
Serangan tersebut dilaporkan menyebabkan kerusakan besar, menewaskan sejumlah warga sipil, serta menewaskan Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei.
Sebagai respons, Iran kemudian melancarkan serangan balasan yang menargetkan wilayah Israel dan sejumlah fasilitas militer Amerika Serikat di kawasan Timur Tengah.
Situasi politik Iran selanjutnya berubah setelah Mojtaba Khamenei pada 8 Maret diangkat sebagai Pemimpin Tertinggi Iran menggantikan ayahnya.
Mojtaba Khamenei diketahui belum muncul di hadapan publik sejak pengangkatannya sebagai pemimpin baru Iran.
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran Esmail Baghaei sebelumnya menyampaikan bahwa pemimpin tertinggi Iran yang baru mengalami luka, namun kondisinya dilaporkan dalam keadaan baik.
Amerika Serikat dan Israel pada awalnya menyatakan bahwa serangan tersebut dilakukan sebagai langkah pencegahan terhadap ancaman yang mereka nilai berasal dari program nuklir Iran.
Namun kemudian kedua negara tersebut juga menyampaikan keinginan untuk melihat terjadinya perubahan rezim di Iran, yang semakin memperuncing konflik Iran AS Israel di kawasan Timur Tengah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Kepala BNPB Suharyanto meminta maaf dan mengklarifikasi pernyataan soal aktivitas masyarakat tetap normal di tengah karhutla dan kabut asap.
BSU Rp600.000 Oktober 2026 belum diumumkan pemerintah. Simak syarat BSU tahun lalu dan cara cek status melalui situs resmi Kemnaker.
Rumah duka Guruh Soekarnoputra di Jakarta dipadati pelayat dan karangan bunga setelah maestro seni itu wafat pada usia 73 tahun.
Sebanyak 193 karya dari 131 seniman difabel dipamerkan dalam Suluh Sumurup Art Festival 2026 di Galeri Taman Budaya Yogyakarta (TBY).
Kementerian PU menangani kekeringan yang mengancam 141.440 ha sawah melalui pemompaan air dan perbaikan irigasi.
Budi Gunadi Sadikin masuk bursa calon Dirjen WHO bersama lima kandidat lain. Simak profil WHO dan proses pemilihan Dirjen WHO 2027.