Ini Cara Pengguna Token Dapet Korting Tarif Listrik

Ilustrasi - JIBI/Bisnis.com
01 April 2020 21:07 WIB Yanita Petriella News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA - Pemerintah memberikan stimulus berupa keringanan listrik gratis untuk pelanggan 450 VA dan diskon 50% untuk pelanggan 900 VA bersubsidi. 

Masyarakat pelanggan 450 VA dan 900 VA yang menggunakan pra bayar atau token tak perlu khawatir dengan mekanisme pemberian stimulus keringanan listrik ini. 

Direktur Pembinaan Pengusahaan Ketenagalistrikan Kementerian ESDM Hendra Iswahyudi mengatakan skema bagi pelanggan prabayar tidak akan jauh berbeda dengan yang terjadi tatkala PLN memberikan kompensasi saat terjadi blackout di sejumlah wilayah Jawa pada Agustus tahun lalu. 

"Jadi sudah ada aplikasi tinggal masing-masing konsumen masukan ID pelanggan saja, nanti dia sudah langsung klik dapat kode voucher sejumlah pemakaian rerata paling tinggi dalam tiga bulan terakhir," ujarnya dalam Video Conference, Rabu (1/4/2020). 

Saat ini, masing-masing ID pelanggan sudah terekam di database PLN. Dia mencontohkan pemakaian 3 bulan terakhir maksimal 100 kWh (kilo watt hour), pelanggan akan dapat otomatis 100 kWh untuk yang 450 VA. Namun, untuk yang 900 VA hanya diberikan 50 persen saja karena kebijakan diskon hanya 50 persen. 

"Jadi saya rasa sudah cukup valid diimplemenasikan di kompensasi blackout, tinggal masukkan ID pelanggan saja," ucap Hendra.

Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Rida Mulyana mengatakan untuk yang pengguna listrik 450 VA pra bayar atau dengan menggunakan token, diberikan gratis pemakaian listrik dengan jumlah maksimum rerata pemakaian tertinggi dalam tiga bulan terakhir.

"Tiap bulan kan pemakaianya beda-beda,  kami punya profile. Beli maksimumnya dalam tiga bulan terakhir berapa jadi itulah yang kami berikan tiga bulan ke depan berapa. Ini tokennya diberikan kWh tiap bulan, tidak 3 bulan sekaligus," katanya. 

Bagi pelanggan pra bayar 900 VA bersubsidi, setiap bulannya diberikan token listrik gratis sebesar 50 persen dikali pemakaian bulanan tertinggi dari pemakaian tiga bulan terakhir. 

"Mekanismenya sama seperti 450 VA pra bayar, tetapi bedanya 50% atau setengahnya. Ini berlaku dalam tiga bulan ke depan," tuturnya.

Rida menegaskan bagi pelanggan pra bayar yang telah telanjur membeli voucher tak perlu khawatir karena tidak akan hangus.

Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia