Advertisement
Solo KLB Corona, Harga Sembako Masih Stabil

Advertisement
Harianjogja.com, SOLO - Hingga Sabtu (14/3/2020), harga sembako di Kota Solo masih stabil meski Solo semi lockdown menyusul ditetapkannya status kejadian luar biasa virus Corona (Covid-19) di Kota Solo.
Harga sembako pada Sabtu tidak jauh berbeda dengan hari-hari sebelumnya. Hal tersebut terpantau dari laman Sistem Informasi Harga dan Produk Komoditi (Sihati) yang dikelola Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Jateng.
Advertisement
Di laman itu, harga sembako tidak terlalu terpengaruh dengan status Solo KLB Corona yang ditetapkan Wali Kota Solo F.X. Hadi Rudyatmo pada Jumat (13/3/2020). Misalnya harga beras IR64 mediun stabil di harga Rp11.000.
Harga minyak goreng curah juga stabil di harga Rp11.500. Gula pasir kristal putih yang sempat cukup tinggi malah turun menjadi 16.800/kg dari sebelumnya Rp17.100/kg.
Begitu pula harga telur ayam ras tidak berubah yaitu di kisaran Rp24.500/kg. Sedangkan daging ayam ras juga berada di kisaran Rp32.000.kg.
Beberapa komoditi yang mengalami kenaikan harga di antaranya bawang putih kating menjadi Rp42.600/kg dari sebelumnya Rp40.000/kg. Cabai rawit merah juga naik menjadi di kisaran Rp35.000/kg. Sedangkan bawang merah mengalami fluktuasi, namun tidak terlalu signifikan yaitu di kisaran Rp31.000/kg.
Kota Solo semi lockdown setelah Wali Kota Solo mengumumkan sekolah diliburkan selama 14 hari, tempat wisata tutup, beberapa agenda kegiatan ditunda hingga waktu yang belum ditentukan.
Deputi Direktur Kantor Perwakilan Bank Indonesia Solo Bambang Pramono menyatakan TPID Solo menghimbau masyarakat untuk tetap melakukan kegiatan ekonomi secara normal dan tidak melakukan aksi borong agar stabilitas harga tetap terkendali.
”Pemerintah akan selalu memonitor dan memastikan ketersediaan pasokan komoditas pangan terpenuhi dan terjaga dengan baik,” kata dia dalam siaran pers yang diterima Solopos.com.
Upaya pengendalian inflasi Kota Solo terutama mengantisipasi potensi dampak Covid-19 dan menjelang bulan Ramadan, KPw BI Solo bersama TPID Kota Solo akan terus melaksanakan kegiatan dengan strategi kebijakan 4K yaitu Ketersediaan Pasokan, Kelancaran Distribusi, Keterjangkauan Harga, Komunikasi yang Efektif.
Meski kini Solo semi lockdown, masyarakat tetap diminta tenang dan tenang serta tidak perlu panic buying karena pasokan komoditas akan dijaga.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Solopos.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- IKN Berpotensi Menyokong Pengembangan Obat Herbal, Guru Besar UGM: Kalau Benar-Benar Pindah
- Anies Sebut Pembangunan IKN Timbulkan Ketimpangan Baru, Jokowi: Justru Sebaliknya
- Berstatus Tersangka, Permohonan Perlindungan Syahrul Yasin Limpo Ditolak
- Diskusi dengan Netanyahu, Elon Musk Dukung Israel
- Nawawi Ditunjuk Jadi Ketua, Insan KPK Mendukung Penuh
Advertisement

Diskominfo Kulonprogo Integrasikan Sistem Informasi Lalu Lintas Melalui Medos
Advertisement

Jelang Natal Saatnya Wisata Ziarah ke Goa Maria Tritis di Gunungkidul, Ini Rute dan Sejarahnya
Advertisement
Berita Populer
- Fakta Mycoplasma Pneumonia: Penyebaran Tak Secepat Covid-19 dan Tingkat Kematian Rendah, Tetap Waspada!
- Timnas Amin Ikut Menyorot Penghapusan Debat Khusus Cawapres oleh KPU
- Langka, Perempuan Ini Punya Dua Rahim dan Kini Hamil di Keduanya
- Ingin NU Miliki Lembaga seperti Bappenas, Ketua PBNU Bakal Angkat Erick Thohir Jadi Ketua Lakpesdam
- Pinjaman Rp60 Triliun untuk Belanja Alkes, Kemenkes: Antar RI jadi Negara Maju
- IDAI Dorong Layanan Kesehatan Analisis Data Infeksi Pneumonia untuk Pencegahan & Penanggulangan Dini
- Soal Dugaan Pemerasan Eks Mentan, Alex Tirta Buka Suara tentang Rumah Kertanegara
Advertisement
Advertisement