Advertisement
Jogja Disebut telah Terpapar Virus Corona
Juru bicara pemerintah untuk penanganan virus corona atau COVID-19 Achmad Yurianto memberi keterangan update kasus corona di Indonesia, Istana Presiden, Rabu (11/3/2020). JIBI - Bisnis - M Khadafi\\n\\n
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA –Virus corona sudah menyebar ke berbagai wilayah termasuk wilayah DIY. Pemerintah pusat mulai terbuka soal daerah penyebaran virus corona atau Covid-19. Wilayah terinfeksi tidak hanya berada di pulau Jawa, Sabtu (14/3/2020).
Juru bicara penanganan Covid-19 untuk Indonesia Achmad Yurianto menjelaskan setidaknya ada 8 kota yang kini telah terinfeksi.
Advertisement
"Jakarta di DKI [DKI Jakarta], Jawa barat di sekitar DKI, termasuk Bandung, kemudian Tangerang. Kemudian Jawa Tengah ini kita sudah dapatkan kasusnya di Solo dan Yogyakarta, di Bali, di Manado, di Pontianak, dan beberapa tempat lg yg kita tracing karena kita belum menemukan posisi yg sebenarnya di mana," katanya di Graha BNPB, Jakarta, Sabtu (14/3/2020).
Hal itu pun menjadi pekerjaan pemerintah untuk meningkatkan upaya pelacakan. Langkah ini menjadi satu yang terpenting dalam pengendalian penularan virus corona.
Pada awalnya pelacakan dilakukan melalui pelacakan dan pengawasan kontak dekat orang-orang yang telah dinyatakan positif.
Selain itu hal tersebut juga berlaku bagi warga negara Indonesia yang baru saja melakukan perjalanan ke negara terinfeksi virus corona.
Namun belakangan, dengan penambahan jumlah kasus secara signifikan, pemerintah tidak lagi dapat mengandalkan pendekatan pelacakan setiap kasus.
"Bahwa strategi yang kita lakukan sekarang adalah strategi dengan melakukan pendekatan komunitas, artinya community case strategy," katanya.
Lebih lanjut, Yuri menjabarkan bahwa strategi itu adalah cara menjaga yang sehat jangan sampai terinfeksi. Strategi ini harus diawali dengan memutus penularan.
Pemerintah pun melakukan kegiatan secara masif yang menggerakan seluruh komponen masyarakat. “Tanpa panik, untuk mencari, menemukan, dan mengisolasi kasus positif," katanya.
Sejauh ini sebanyak 8 orang pasien virus corona di Indonesia telah dinyatakan sembuh. Indikasinya berupa dua kali pengecekan laboratorium yang menunjukan hasil negatif.
Seluruh mantan pasien itu selanjutnya akan dibekali edukasi untuk melakukan isolasi mandiri dan memonitor kondisi tubuh selama 14 hari. Fasilitas kesehatan terdekat akan membantu terkait hal itu.
Yuri juga meminta masyarakat tidak panik. Akan tetapi kewaspadaan perlu ditingkatkan.
Hal senada juga telah disampaikan oleh Presiden Joko Widodo. Presiden meminta masyarakat meningkatkan kewaspadaan dengan menjaga gaya hidup sehat agar imunitas tubuh terjaga.
Sementara itu secara total, Indonesia melaporkan 96 kasus positif Covid-19. Sebanyak 27 di antaranya merupakan pasien baru yang tercatat per hari ini, Sabtu (14/3/2020).
Dengan demikian jumlah pasien Covid-19 tumbuh signifikan. Dalam dua hari terakhir, kasus positif melonjak hingga lebih dari dua kali lipat, atau dari 34 kasus menjadi 96 kasus.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Bisnis.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Tanpa Kembang Api, Prabowo Rayakan Tahun Baru Bersama Pengungsi
- Trump Pertimbangkan Jual Jet Tempur F-35 ke Turki, Israel Waspada
- Trump Klaim 95 Persen Rencana Damai Rusia-Ukraina Telah Disepakati
- 46.207 Penumpang Tinggalkan Jakarta dengan Kereta Api Hari Ini
- Ratusan Warga Terdampak Banjir Bandang Kalimantan Selatan
Advertisement
Usai Pesta Tahun Baru, Pemkot Jogja Pastikan Kota Tetap Bersih
Advertisement
Tiket Museum Nasional Disesuaikan, Lansia hingga Yatim Gratis
Advertisement
Berita Populer
- Tarif Listrik 2026 Tak Naik, ESDM Jaga Daya Beli Masyarakat
- Sejarah Tahun Baru, Dari Mesopotamia hingga Kalender Masehi
- Hubungan Retak di Al Hilal, Joao Cancelo Ingin ke Inter
- Lima Tahun Bersama, Fajar Fathur Rahman Pamit dari Borneo FC
- Zohran Mamdani Pimpin New York, Disumpah Pakai Alquran
- Sambut 2026, PSIM Jogja Perkuat Sinergi dengan Pemkot
- Ini Jadwal KRL Jogja-Solo Palur-Tugu 1 Januari 2026
Advertisement
Advertisement



