Advertisement
Di Jepang, Metode Perawatan HIV Bakal Diterapkan untuk Pasien Corona
Ilustrasi HIV - AIDS. (Harian Jogja)
Advertisement
Harianjogja.com, JEPANG - Kepala Sekretaris Kabinet Yoshihide Suga menyampaikan bahwa Pemerintah Jepang akan segera memulai uji coba untuk menerapkan perawatan HIV terhadap pasien infeksi virus corona COVID-19.
“Kami sedang melakukan persiapan untuk memulai percobaan medis menggunakan pengobatan HIV terhadap virus corona baru ini,” kata Suga dalam kegiatan temu media, Selasa (18/2/2020).
Advertisement
Dia menambahkan bahwa dirinya tidak dapat menjelaskan berapa lama waktu yang diperlukan agar penggunaan obat baru itu dapat disetujui.
Di tengah wabah virus corona yang bermula di Kota Wuhan, Provinsi Hubei, China, dan kini menyebar ke sejumlah negara di seluruh dunia, Jepang sendiri sudah mengonfirmasi lebih dari 500 kasus infeksi.
BACA JUGA
Sekitar 450 kasus ditemukan di kapal pesiar Diamond Princess, yang berisi total 3.700 orang penumpang dan kru, yang bersandar dan dikarantina di pelabuhan Yokohama sejak 3 Februari.
BACA JUGA
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- KLH Siapkan Gugatan Triliunan Perusahaan Pemicu Banjir Sumatera
- Anwar Ibrahim Umumkan Malaysia Ikut Misi Kemanusiaan Gaza
- Indonesia Pulangkan 27.768 WNI dari Konflik dan Kejahatan Global
- Iran Memanas, Reza Pahlavi Ungkap Peta Jalan Transisi
- Kisah Inspiratif: Penjual Es Kelapa Daftarkan 24 Keluarga untuk Haji
Advertisement
Mahasiswa BEM Nusantara DIY Geruduk DPRD, Tolak Pilkada Lewat DPRD
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Van Gastel: Persija, Persib, dan Borneo Lawan Terberat PSIM Jogja
- Siri Pakai Google Gemini, Elon Musk Soroti Dominasi AI
- Pabrik Baterai Cair-Padat Hylic Beroperasi, Nikel RI Terancam?
- KAI Daop 6 Siapkan Kereta Tambahan Sambut Libur Isra Miraj
- Eks Pengawal Maduro Diangkat Jadi Menteri di Venezuela
- Baru Ada 10 SPPG di Sleman Kantongi Sertifikat Laik Higiene
- Kolaborasi Driver Bajaj Maxride Perkuat Transportasi Wisata Jogja
Advertisement
Advertisement




