Selundupkan 1,3 Ton Ketamin, 8 Awak MV King Sun Jadi Tersangka
Bareskrim menetapkan delapan awak MV King Sun sebagai tersangka penyelundupan 1.298 kg ketamin di perairan Tanjung Berakit.
Sejumlah pendaki menikmati Puncak Gunung Merbabu, Kenteng Songo yang memiliki ketinggian 3.142 mdpl, Boyolali, Sabtu (16/8/2015). /Solopos-Ardiansyah Indra Kumala
Harianjogja.com, BOYOLALI – Memasuki puncak musim hujan, para pendaki Gunung Merbabu diminta waspada dan ekstra hati-hati. Pasalnya, rawan terjadi guguran material dari puncak Gunung Merbabu di musim penghujan.
Hal itu ditegaskan Komandan SAR Boyolali sekaligus Kepala Bidang (Kabid) Kedaruratan dan Logistik BPBD Boyolali, Kurniawan Fajar Prasetyo, ketika ditemui Solopos.com, Selasa (4/2/2020). Dia mengatakan, tim SAR Boyolali dan BPBD Boyolali meningkatkan patroli di kawasan di lereng Gunung Merbabu di musim penghujan.
Mereka berkoordinasi dengan petugas Balai Taman Nasional Gunung Merbabu (BTNGMb), kepolisian, koramil, dan pecinta alam.
“Saya mengimbau para pendaki, tidak usah mendaki gunung dulu sampai memasuki musim kemarau guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. Jika mareka ingin tetap mendaki harus mempersiapkan peralatan sesuai standar operasional prosedur [SOP],” terang Kurniawan Fajar Prasetyo.
Dia menambahkan, kondisi alam dan cuaca di musim penghujan tidak bisa diprediksi. Jadi, pendaki harus ekstra hati-hati dan tidak boleh gegabah saat mendaki gunung.
“Harus hati-hati melihat kondisi alam dan diri kita sendiri, tidak boleh gegabah saat pendakian gunung,” jelas dia.
Kurniawan Fajar Prasetyo mengatakan, pendakian idealnya tidak dilakukan saat musim penghujan. Selain medan jalan yang licin, ada beberapa guguran material yang bisa turun dan membahayakan para pendaki.
“Saya meminta pendaki untuk tidak lengah. Persiapkan semuanya dengan matang, seperti logistik, fisik prima. Bagi pendaki pemula agar bersama para senior agar ada pembimbingnya. Saat ini musim hujan, cuaca dingin sekali, banyak kabut, jalan licin, dan ancaman bahaya badai,” kata dia.
Angin kencang bisa saja terjadi di Gunung Merbabu akibat perubahan tekanan udara atau hujan turun mendadak. Pergantian musim kemarau ke musim penghujan sering diwarnai cuaca esktrem berupa hujan disertai angin kencang. “Prediksi cuaca ekstrem di Boyolali terjadi sampai Maret 2020,” kata dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Solopos.com
Bareskrim menetapkan delapan awak MV King Sun sebagai tersangka penyelundupan 1.298 kg ketamin di perairan Tanjung Berakit.
Satpol PP Bantul menemukan 2.704 batang rokok ilegal di dua warung di Sanden dalam operasi bersama Bea Cukai Yogyakarta.
Tim SAR masih mencari lima penumpang KMP Putri Yasmin yang belum ditemukan setelah kapal terbakar di Selat Lombok, NTB.
KPK menggeledah Kanwil Pajak Surakarta dan sejumlah lokasi di empat daerah terkait kasus pajak Banjarmasin. Emas 1,3 kg turut disita.
Gelombang tinggi kembali menyumbat aliran air di Sanden dan Kretek, Bantul. Sekitar 55 hektare lahan pertanian kembali tergenang.
BNN menangkap MR alias Bos Gendut, buronan pemilik 98 kg sabu di Kampung Bahari. Sejumlah aset dan barang bukti turut disita.