Advertisement
Pemerintah RI Lakukan Pemutakhiran Data untuk Evakuasi 243 WNI di Wuhan
Warga mengenakan masker di stasiun kereta di Beijing, China, Jumat (24/1/2020). - Yomiuri Shimbun via Reuters
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA - Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Teuku Faizasyah mengatakan sudah ada titik cerah evakuasi bagi 243 Warga Negara Indonesia (WNI) yang berada di Kota Wuhan, Provinsi Hubei, China terkait dengan wabah virus corona. Hal tersebut didapat setelah melalui proses diplomasi yang dilakukan Kementerian Luar Negeri.
"Pemerintah sudah dalam posisi untuk masuk, untuk melakukan evakuasi," ujarnya, Kamis (30/1/2020).
Advertisement
Dia menuturkan saat ini pemerintah telah memulai persiapan evakuasi dengan cara mendata setiap WNI yang berada di sana dengan bantuan dari para mahasiswa yang berada di sana. Kemudian setelah data valid yang dapat dipertanggungjawabkan, pemerintah akan segera melakukan tindakan evakuasi.
"Saat ini pemutakhiran data memerlukan waktu, agar tidak ada WNI yang tertinggal di sana," imbuhnya.
BACA JUGA
Faizansyah menjelaskan mekanisme pemulangan WNI yang dilakukan pemerintah akan dikumpulkan di titik yang ada di Kota Wuhan. Kemudian, mereka dievakuasi terlebih dahulu ke provinsi lain.
Namun, pihaknya belum bisa memastikan provinsi mana yang akan menjadi lokasi penempatan. Selanjutnya akan dilakukan pemeriksaan karantina selama beberapa waktu sebelum akhirnya dipulangkan ke tanah air.
Terkait dengan moda transportasi udara untuk memulangkan WNI, pemerintah masih mempertimbangkan partisipasi maskapai swasta dalam berkontribusi memulangkan para WNI di sana. Adapun, saat ini untuk bantuan dari TNI, sudah disiapkan sebanyak dua helikopter untuk membantu evakuasi para WNI.
Dia menekankan bahwa pemerintah membuka diri bagi maskapai swasta yang ingin membantu pemerintah memulangkan para WNI di Wuhan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : bisnis.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- BMKG Wanti-wanti Hujan Lebat di Jateng hingga Akhir Januari 2026
- PLN Hadirkan Tambah Daya Listrik Instan untuk Hajatan dan Proyek
- KPK Duga Modus CSR Dipakai dalam Aliran Dana Wali Kota Madiun
- OTT Madiun Seret Kepala Daerah hingga Swasta, Ini Rinciannya
- Guru dan Murid di Jambi Adu Jotos, Kasus Berujung Laporan ke Polda
Advertisement
Teras Merapi Glagaharjo Legal, Sasar Sambungkan Rute Jip Merapi
Advertisement
Diawali dari Langgur, Cerita Wisata Kepulauan Kei Dimulai
Advertisement
Berita Populer
- Google Tambahkan Tombol Answer Now di Gemini, Jawaban AI Kini Instan
- KAI Batalkan Sejumlah KA Selama Pemulihan Jalur Pascabanjir
- BTS Siapkan Konser Gratis Comeback di Kawasan Ikonik Seoul
- PKL Setujui Relokasi, Alun-Alun Wonosari Bebas Aktivitas Berjualan
- Inter Milan vs Arsenal, Duel Penentu Tiket 16 Besar Liga Champions
- Kembali ke Formula 1 pada 2026, Honda Gandeng Aston Martin Aramco
- DKPP Bantul Perketat Pengendalian Hama Tikus demi Jaga Produksi Padi
Advertisement
Advertisement



