Bahlil Siapkan Skema Dana Bioetanol, E10 Dimulai pada 2027
Pemerintah menyiapkan skema pendanaan bioetanol untuk mendukung penerapan E10 pada 2027 tanpa membebani konsumen dan tetap menguntungkan petani.
Ilustrasi Virus/Ist-webMD
Harianjogja.com, WUHAN- Wilayah Wuhan, China kini menjadi sorotan dunia lantaran menjadi pusat wabah virus mematikan Corona.
Pasar makanan di Wuhan, China menjual koala hidup, ular, tikus dan anak anjing serta serigala kepada penduduk setempat untuk dimakan.
Kota Wuhan merupakan pusat wabah virus korona yang telah membuat 17 orang meninggal dan menginfeksi sekira 500 orang di China, Amerika Serikat, Jepang, Thailand, dan Korea Selatan.
Pihak berwenang China percaya bahwa virus korona berasal dari hewan liar yang dijual Pasar Makanan Laut Huanan, Wuhan.
Menurut South China Morning Post, papan iklan di pasar tersebut mencantumkan gambar rubah, buaya, anak anjing, serigala, salamander, ular, tikus, burung merak, landak, hingga koala.
Penjualan hewan hidup itu memicu sejumlah warganet China mengunggah daftar hewan-hewan yang dijual di pasar tersebut ke media sosial Weibo.
"Mereka bahkan makan koala," tulis seorang warganet.
Menurut daftar yang ditampilkan, ada 112 hewan yang tersedia di pasar makanan laut Huanan, Wuhan.
Pada laporan awal, Desember 2019, mereka yang terinfeksi virus korona merupakan pedagang dan pengunjung pasar makanan laut di Wuhan. Mereka yang terjangkit virus korona saat itu berjumlah sekira 40 orang.
Jumlah pasien terinfeksi virus korona jenis baru itu, kemudian meningkat menjadi lebih dari sekira 500 orang, lapor pihak berwenang kesehatan China.
Sebagai langkah pencegahan, pihak berwenang Kota Wuhan telah menghentikan layanan bus, kereta bawah tanah, angkutan kapal penyeberangan, dan jaringan transportasi jarak jauh juga di Wuhan, kota berpenduduk 8,9 juta.
Pemerintah China sebelumnya juga telah mengonfimarsi bahwa virus korona bisa menular antarmanusia.
"Pada dasarnya, jangan pergi ke Wuhan. Dan bagi mereka yang berada di Wuhan, tolong jangan meninggalkan kota itu," kata wakil menteri Komisi Kesehatan Nasional, Li Bin, dalam konferensi pers mengutip BBC.
Virus korona merupakan sejenis virus yang menyebabkan SARS (Severe Acute Respiratory Syndrome) atau infeksi saluran pernafasan akut, yang menewaskan hampir 800 jiwa pada 2002-2003. Virus SARS juga berasa dari China.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Okezone.com
Pemerintah menyiapkan skema pendanaan bioetanol untuk mendukung penerapan E10 pada 2027 tanpa membebani konsumen dan tetap menguntungkan petani.
BGN menutup permanen 504 dapur MBG karena tak layak sanitasi. Sebanyak 3.000 dapur lainnya masih menjalani pemeriksaan.
WhatsApp menghadirkan Meta Business Agent untuk bisnis Indonesia. Agen AI ini membantu melayani pelanggan 24 jam dan mempercepat respons hingga penjualan.
Jetty Muara Sungai Bogowonto di Kulonprogo rusak akibat gelombang tinggi. BBWSSO menyebut kerusakan sekitar 2 persen dan fungsi masih aman.
Ferran Torres dikabarkan pindah dari Barcelona ke PSG dengan nilai transfer 48,5 juta euro. Simak profil dan perjalanan kariernya.
Jadwal KRL Solo-Jogja Jumat 14 Agustus 2026 tersedia 12 perjalanan dari Palur ke Jogja. Tarif Commuter Line tetap Rp8.000.