Advertisement

Tragis, Seorang Kakek di Klaten Meninggal Usai Dikeroyok Tawon Endhas

Newswire
Senin, 20 Januari 2020 - 12:57 WIB
Nina Atmasari
Tragis, Seorang Kakek di Klaten Meninggal Usai Dikeroyok Tawon Endhas Evakuasi sarang tawon vespa yang menyerang warga Klaten. - Detikcom/Achmad Syauqi

Advertisement

Harianjogja.com, KLATEN- Seorang warga Dusun Turen, Desa Tlobong, Kecamatan Delanggu, Klaten, bernama Srihono (71) dilaporkan tewas akibat sengatan tawon vespa affinis atau tawon endhas. Korban diserang saat mencari kayu bakar di samping rumahnya.

Tokoh warga Tlobong yang juga mantan kades setempat, Atok Susanto, mengungkapkan korban tersengat hari Sabtu (18/1/2020) dan dinyatakan meninggal pada Minggu (19/1/2020) malam.

Advertisement

"Malamnya meninggal dunia. Sarang (tawon) diperkirakan ada di beberapa lokasi jadi kami laporkan mohon dievakuasi," jelas Atok pada detikcom, Minggu (19/1/2020) malam.

Koordinator relawan penanganan tawon Damai Modal Mikir (Damkir) Kabupaten Klaten, Tara Kus Setiawan, memaparkan korban diserang tawon saat mencari kayu menarik bambu dan tidak tahu jika ada sarang tawon.

Menurut Kus, awalnya korban pada Sabtu (18/1/2020) siang mencari kayu bakar di dekat rumahnya. Tidak tahu jika ada sarang tawon vespa di bambu kering dan diserang.

"Setelah diserang ratusan tawon, korban lari minta tolong warga. Oleh warga dicek ada banyak sengatan lalu dibawa ke klinik," lanjut Kus.

Di klinik, sambung Kus, Srihono hanya dirawat jalan sebab tidak muntah. Namun Minggu (19/1) sore korban muntah-muntah dan dibawa ke RS PKU Muhammadiyah Delanggu dan malamnya meninggal.

"Setelah korban meninggal, masyarakat menghubungi tim untuk pemusnahan. Saat kami cek lokasi, sarang tawon di posisi rendah," sambungnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber : detik.com

Advertisement

Harian Jogja

Video Terbaru

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Advertisement

Jadwal KA Bandara Jogja Hari Ini, Senin 5 Januari 2026

Jadwal KA Bandara Jogja Hari Ini, Senin 5 Januari 2026

Jogja
| Senin, 05 Januari 2026, 10:07 WIB

Advertisement

Walking Tour Telusuri Jejak Sejarah Simpang Lima Boyolali

Walking Tour Telusuri Jejak Sejarah Simpang Lima Boyolali

Wisata
| Minggu, 04 Januari 2026, 22:07 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement