Advertisement

Subsidi Elpiji 3 Kg Dipangkas, Jokowi Belum Sebutkan Angka

Amanda Kusumawardhani
Jum'at, 17 Januari 2020 - 23:07 WIB
Budi Cahyana
Subsidi Elpiji 3 Kg Dipangkas, Jokowi Belum Sebutkan Angka Pekerja membongkar tabung elpiji 3 kg di salah satu agen penjualan, di Jakarta, Selasa (2/7/2019). - JIBI/Bisnis.com/Endang Muchtar

Advertisement

Harianjogja.com, JAKARTA - Presiden Joko Widodo menyatakan belum ada kepastian angka menyusul rencana pemberlakuan subsidi tertutup elpiji 3 kilogram (kg).

“Belum. Itu harus lewat rapat terbatas [kenaikannya]. Belum, belum sampai di ratas [rapat terbatas]. Nanti kalau sudah di ratas akan disampaikan angka-angka, baru saya memutuskan,” jelasnya di Istana Merdeka, Jumat (17/1/2020).

Sebelumnya, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) berencana memberlakukan subsidi tertutup elpiji 3 kg langsung ke masyarakat pada paruh kedua 2020.

PROMOTED:  Resmikan IKM di Umbulharjo, Dinas Perinkopukm Jogja Berharap IKM Naik Kelas

Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM Djoko Siswanto mengatakan jika diterapkan selama setahun penuh, subsidi elpiji diperkirakan bisa berkurang hingga 30%.

Untuk tahap awal, nilai subsidi dapat terpangkas sekitar 15% dengan implementasi yang rencananya baru dimulai pada semester II/2020.

“Kami sedang lakukan persiapan bagaimana berikan subsidi langsung ke masyarakat, terus [rencananya] dilaksanakan mulai tahun ini, mudah-mudahan tengah tahun [Juli] dilaksanakan,” tuturnya dalam paparan kinerja Ditjen Migas 2019 dan Rencana 2020, Selasa (14/1/2020).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Advertisement

alt

Peduli Lingkungan, RSUD Sleman Bagikan Bibit Tanaman Buah ke Masyarakat

Sleman
| Jum'at, 07 Oktober 2022, 17:07 WIB

Advertisement

alt

Satu-satunya di Kabupaten Magelang, Wisata Arung Jeram Kali Elo Terus Dikembangkan

Wisata
| Kamis, 06 Oktober 2022, 07:17 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement